1.500 Peserta Tes CASN, KTP Diperiksa Sebelum Masuk Ruangan

1.500 Peserta Tes CASN, KTP Diperiksa Sebelum Masuk Ruangan

CILEGON – Hari Selasa (4/2) tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) Kota Cilegon digelar.. Sebanyak 1.500 peserta akan mengikuti tes berbasis komputer.

Untuk mengatisipasi adanya joki dalam pelaksanaan tes tersebut, panitia seleksi akan memeriksan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP el) milik masing-masing peserta dan dicocokkan dengan kartu peserta.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Cilegon Heri Mardiana menjelaskan, pelaksanaan tes SKD akan berlangsung secara ketat guna mengatisipasi berbagai macam bentuk kecurangan. Salah satunya adalah penggunaan joki oleh peserta tes CASN.

Menurut Heri, untuk memastikan pelanggaran itu tak terjadi, proses pengecekan dilakukan sebelum masuk ke area tes di hall hotel Grand Mangku Putera (GMP) Cilegon.

Di lokasi itu, data yang tertuang di dalam kartu peserta dengan KTP el dicocokan, jika data sama, kemudian secara fisik peserta itu pun sama dengan foto yang terdapat di KTP dan kartu peserta, panitia mengizinkan peserta tersebut untuk masuk ke area tes.

“Jadi sudah diatur maksimal untuk mengatisipasi untuk adanya kecurangan. Pada saat peserta dinyatakan sudah aman bukan joki, diberikan waktu 10 menit untuk dijelaskan tata tertib,” ujar Heri usai mendampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cilegon Sari Suryati meninjau kesiapan tes, Senin (3/2).

Panitia yang akan memantau jalannya tes tidak hanya berasal dari BKPP Kota Cilegon, tapi juga dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN) dan BKN Regional III.

Untuk memastikan tidak ada kecurangan selama tes, panitia tidak boleh masuk ke dalam ruang tes. Panitia hanya diperbolehkan melakukan pengawasan di lantai dua aula tersebut.

“Peserta juga gak boleh pakai jam tangan, sabuk dilepas, yang pakai kerudung diperiksa. Kalau sudah masuk ke aula gak boleh keluar lagi, jadi kalau ada yang mau buang air, sebelum tes dimulai,” tutur Heri.

Ia melanjutkan, agar tes berjalan lancar pihaknya telah menyiapkan segala macam kebutuhan tes secara maksimal. Untuk kepentingan infrastruktur tekonologi, seperti komputer dan jaringan internet, pihaknya bekerjasama dengan PT Krakatau Information Tecnology (KIT), sedangkan server langsung disiapkan oleh BKN.

Pada kesempatan yang sama, Sekda Kota Cilegon Sari Suryati menuturkan, pelaksanaan tes SKD akan berlangsung selama tiga hari, Selasa hingga Rabu. Setiap hari ada 1500 perserta yang akan mengikuti tes.

“Dari total 4.500 perserta yang mengikuti tes yang diterima hanya 183 orang,” ujar Sari.

Menurut Sari, Pemkot Cilegon menilai seluruh fasilitas yang telah disiapkan seperti tempat, komputer, dan jaringan internet telah maksimal. Dengan letak lokasi tes yang mudah diakses, dan ruangan yang cukup luas diharapkan bisa membuat proses tes lancar.

“Mudah-mudahan dengan ini  yang diterima bisa maksimal, tapi perinsipnya Pemkot Cilegon ingin meberikan yang terbaik,” ujarnya. (Bayu Mulyana)

 

Sumber : https://www.radarbanten.co.id/1-500-peserta-tes-casn-ktp-diperiksa-sebelum-masuk-ruangan/