ASN Disarankan Minimal S-2

ASN Disarankan Minimal S-2

SERANG, - Wali Kota Serang Syafrudin menyarankan, aparatur sipil negara (ASN) di Lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Serang terus meningkatkan kapasitasnya. Bahkan, dia berharap, agar para ASN di Pemkot Serang minimal sudah mengenyam pendidikan S-2.

“Karena, Ibu kota Provinsi Banten, jadi ASN-nya minimal harus S-2. Saya berharap, harus kuliah lagi di universitas yang ada di Kota Serang,” katanya, Sabtu (14/9/2019).

Saat ini, ujar dia, ASN di Lingkungan Pemkot Serang tidak semuanya sudah mengikuti pendidikan pascasarjana. Bahkan, masih ada SMA dan S-1. Saran tersebut, ucap dia, tidak wajib dilaksanakan, tetapi jika dilaksanakan akan berdampak pada peningkatan indeks pembangunan manusia (IPM) Kota Serang.

“Jadi, peningkatan SDM ini, merupakan visi dan misi kami dalam membangun Kota Serang yang berdaya dan berbudaya. Ini harus dimulai dari ASN-nya. Saran ini memang sifatnya tidak wajib,” tuturnya.

Terpisah, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Serang Ritadi B Muhsinun membenarkan, masih ada beberapa ASN golongan II atau hanya berpendiddikan SMA.

“Ada beberapa yang golongan II (masih SMA), tapi mereka juga sedang pada kuliah lagi. Memang kalau gak kuliah kan gak bisa naik pangkat,” katanya.

Sementara itu, ujar dia, untuk eselon II dan III mayoritas sudah berpendidikan S-2. Jika dipresentasikan secara keseluruhan, sekitar 45 persen ASN di Pemkot Serang sudah mengikuti S-2.

“Saya pikir 45 persen sudah S-2, guru-guru juga banyak yang S-2. Kasi-kasi di kelurahan juga banyak yang S-2,” ucapnya.

Ia membenarkan jika hal tersebut, sangat berpengaruh terhadap tingkat IPM Kota Serang. Pihaknya sangat terbuka jika ada ASN yang mengajukan izin belajar.

“Kalau di kami terbuka, ada beberapa yang mengajukan izin belajar, ada kami bekerja sama dengan perguruan tinggi,” tuturnya.

Sumber : https://www.kabar-banten.com/asn-disarankan-minimal-s-2/