Banten Kekurangan Madrasah Negeri

Banten Kekurangan Madrasah Negeri

SERANG – Berdasarkan data Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Banten, jumlah madrasah negeri di Banten hanya 76 unit. Jumlah itu terdiri atas 21 madrasah ibtidaiyah (MI), 33 madrasah tsanawiyah (MTs), dan 22 madrasah aliah (MA) yang tersebar di delapan kabupaten kota.

Meskipun jumlah masih minim namun madrasah semakin diminati orangtua. Itu karena dari tahun ke tahun, madrasah terus mengalami peningkatan kualitas.

Menteri Agama RI Jenderal (Purn) TNI Fachrul Razi mengatakan, saat ini madrasah semakin diminati masyarakat. “Itu artinya madrasah semakin berkualitas yang akhirnya semakin diminati masyarakat,” ujarnya saat meresmikan gedung asrama MAN 2 Kota Serang, Kamis (20/2).

Pria berusia 72 tahun ini mengungkapkan, jumlah pendaftar madrasah unggulan saja melonjak sampai 17 ribu orang dari pendaftar tahun lalu 13 ribu orang. Padahal, kuotanya hanya 1.700 orang. Dari seluruh pendaftar, ada 40 persen lulusan SMP umum, sedangkan selebihnya adalah lulusan madrasah tsanawiyah. Kata dia, dulu masyarakat masuk madrasah karena tidak diterima di sekolah umum. Namun saat ini, madrasah menjadi pilihan utama.

Meskipun banyak peminat madrasah, tetapi madrasah negeri di Banten belum bertambah. Masih berdasarkan data Kanwil Kemenag Provinsi Banten, belum semua di kabupaten kota terdapat madrasah negeri yang lengkap untuk semua jenjang.

Menanggapi hal itu, Menag Fachrul mengaku sudah mengetahui dari Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Banten Bazari Syam. “Nanti kita lihat perkembangan,” ujarnya.

Terkait dengan pembangunan asrama MAN 2 Kota Serang, ia mengaku mencontoh apa yang dilakukan Madrasah Unggulan Insan Cendekia yang memiliki program keagamaan dan kejuruan. “Itu kan peminatnya banyak. Full boarding,” terang mantan Wakil Panglima TNI ini.

Ia berharap dengan begitu mampu membangun generasi muda yang lebih baik. Madrasah unggul mampu melahirkan iman dan takwa yang tinggi, wawasan kebanggsaan yang tinggi, serta berakhlakul karimah.

Di tempat yang sama Kepala Kanwil Kemenag Banten Bazari Syam mengatakan, jumlah madrasah negeri dan swasta di Banten mulai dari raudhatul athfal (RA) sampai MA sebanyak 3.982 unit. Saat ini, madrasah terus meningkatkan kualitas. Salah satunya MAN 2 Kota Serang yang mulai melakukan improvisasi dengan boarding school. “Madrasah-madrasah di Banten sudah memperlihatkan kemajuan yang luar biasa, mampu menghasilkan lulusan 90 persen diterima di perguruan tinggi negeri,” terangnya. Dengan boarding school, anak-anak madrasah tidak hanya diberikan pendidikan biasa, tapi pembinaan 24 jam.

Selain MAN 2 Kota Serang yang membangun asrama dari alokasi anggaran surat berharga syariah negara (SBSN) Kementerian Agama, ada juga MAN 2 Pandeglang, MAN 4 Kabupaten Tangerang, MTsN 1 Kota Tangerang, dan MTsN 5 Kabupaten Tangerang. Berikutnya, MI Negeri 3 Pandeglang serta empat gedung kantor urusan agama (KUA) di Kecamatan Maja dan Malingping, Kabupaten Lebak; KUA Kecamatan Cilegon, Kota Cilegon; dan KUA Cikande, Kabupaten Serang. 

Sumber : https://www.radarbanten.co.id/banten-kekurangan-madrasah-negeri/