Baru 54 Ribu Orang Mengisi SP Online

Baru 54 Ribu Orang Mengisi SP Online

SERANG – Hingga kemarin, baru 54.385 orang atau 15.194 kepala keluarga  yang mengisi form Sensus Penduduk (SP) secara online. Jumlah itu terbilang masih sedikit bila dibandingkan jumlah warga Banten secara keseluruhan. Hal itu terungkap dalam rapat koordinasi (rakor) SP 2020 tingkat Provinsi Banten di Pendopo Gubernur, KP3B, Kota Serang, Senin (24/2).

Menurut Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Kependudukan dan Keluarga Berencana (DP3AKKB) Provinsi Banten Siti Ma’ani Nina, Pemprov Banten mendukung penuh SP 2020 yang dilaksanakan BPS Banten.

“Untuk pertama kalinya, Sensus Penduduk yang dilaksanakan BPS tahun 2020 menggunakan basis data kependudukan dari Dirjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Jadi, sensus 2020 sangat penting menuju satu data Indonesia,” kata Nina kepada wartawan usai rapat koordinasi.

DP3AKKB dan Disdukcapil di kabupaten kota, lanjut Nina, memiliki kewajiban menyukseskan SP 2020 berbasis online yang dilakukan BPS. Menurutnya, pemda wajib menjadi penunjang data kependudukan bagi BPS dalam melaksanakan tugas.

“Sensus online mulai 15 Februari hingga 31 Maret mendatang. Setiap KK diminta mengisi form sensus secara online. Bagi yang belum meng-upload datanya, masih ada kesempatan sensus secara konvensional mulai Juli mendatang,” tuturnya.

Berdasarkan data DP3AKKB Banten hasil pemutakhiran data semester II tahun 2019 lalu, jumlah penduduk Banten sebanyak 10.906.472 orang. Namun hingga hari kesepuluh sensus penduduk secara online, warga Banten yang telah mengisi form sensus masih di bawah lima persen dari total jumlah penduduk.     

“Berdasarkan data BPS Banten, hingga hari ini (kemarin-red) yang sudah clean mengisi SP Online se-Banten hanya 54.385 orang. Ini tentu masih jauh dari yang kita harapkan,” ungkapnya.

Agar warga Banten berpartisipasi aktif mengisi form sensus secara online, lanjut Nina, unsur Forkopimda Provinsi Banten sepakat untuk menyukseskan pelaksanaan SP 2020. “Hasil rakor disepakati bahwa unsur Forkopimda dan pihak-pihak terkait akan lebih masif lagi menyosialisasikan pentingnya SP Online 2020,” tuturnya.

Sekda Banten Al Muktabar mengungkapkan, Pemprov Banten sejak awal mendukung penuh pelaksanaan SP 2020 secara online. “Pak Gubernur, Pak Wakil Gubernur, Bupati Walikota telah mengisi form sensus penduduk. Diharapkan masyarakat segera mengisi form sensus untuk kepentingan bersama,” katanya.

Sementara, Kepala BPS Banten Adhi Wiriana menjelaskan, SP 2020  untuk menuju satu data kependudukan. Data penduduk merupakan data dasar penting untuk membuat kebijakan di berbagai bidang seperti pangan, pendidikan, kesehatan, perumahan, dan sebagainya.     

“Data hasil SP 2020  tidak  hanya  bermanfaat  untuk membuat perencanaan di masa kini, tetapi juga mengantisipasi apa yang akan terjadi di masa depan,” tegasnya.

Sumber : https://www.radarbanten.co.id/baru-54-ribu-orang-mengisi-sp-online/