Dana Ponpes 2020 Diproyeksikan Rp 50 Juta

Dana Ponpes 2020 Diproyeksikan Rp 50 Juta

SERANG - Dana pondok pesantren diproyeksikan naik dari Rp 30 juta, menjadi Rp 50 juta yang akan dianggarkan pada APBD Banten 2020. Program yang mulai digulirkan Pemprov Banten sejak 2018 tersebut, alokasi dana ponps tahun ini yang senilai Rp 30 juta per ponpes belum bisa direalisasikan, karena terbentur dengan aturan tentang dana hibah.

Gubernur Banten Wahidin Halim menuturkan, ponpes merupakan bagian lembaga pendidikan yang telah berkontribusi besar terhadap bangsa dan negara. Tidak hanya dalam mengisi kemerdekaan, peran ponpes juga terasa saat perjuangkan melawan penjajahan. “Kiai dan para santri sudah lama berjuang,” katanya di depan Masjid Raya Albatani, KP3B, Kecamatan Curug, Kota Serang, Senin (14/10/2019).

Atas dasar tersebut, pihaknya ingin berkontribusi terhadap pembangunan Ponpes di Banten. Tujuannya, agar mereka selalu hidup dan terus berkarya untuk kemajuan Banten. “Dana ponpes (untuk APBD 2020) memang lagi dibahas,” katanya.

Mantan Anggota DPR RI ini mengakui, ponpes di Banten untuk APBD 2020 terlambat mengajukan bantuan ke Simral. Akan tetapi, pihaknya sedang konsultasi dengan Kemendagri agar dana ponpes tetap bisa dianggarkan. “Kami lagi usahakan untuk konsultasi Kemendagri, karena kemarin lambat memasukan ke Simral-nya. Kan input, itu sedang kami bahas,” ujarnya.

Besarannya sendiri, kata dia, ditargetkan mencapai Rp 50 juta. Dengan besaran tersebut, kata dia, dianggap layak untuk membuat ponpes bisa lebih berdaya dalam berkarya. “Kami targetkan, tapi nanti kan ada proses pembahasan lebih dalam. Bisa jadi enggak Rp 50 (juta) atau Rp 50 (juta), masih pembahasan,” ucapnya.

Benahi data ponpes

Kepala Biro Administrasi Pembangunan Provinsi Banten Mahdani mengatakan, saat ini pihaknya masih membaca peluang dana ponpes dimasukan di APBD murni 2020. Pemprov juga sudah membenahi data ponpes di Banten yang kemungkinan besar ada perubahan dibanding data penerima awal.

“Sedang dipersiapkan, diusulkan di murni ini. (Jumlah penerima pakai) data baru. (Kemungkinan bisa dianggarkan) karena sudah berselang, tidak berturut-turut lagi. Kita bahas dulu, kan ini menunggu alat kelengkapan DPRD. Baru kemarin (terbentuk) karena dia harus ada Banggar (Badan Anggaran)-nya, komisi-komisi dan seterusnya,” ujarnya.

 

Sumber : https://www.kabar-banten.com/dana-ponpes-2020-diproyeksikan-rp-50-juta/