Jadi Pusat Rujukan, RSUD Malingping Disiapkan Naik Kelas

Jadi Pusat Rujukan, RSUD Malingping Disiapkan Naik Kelas

SERANG - Pemprov Banten mempersiapkan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Malingping naik kelas dari C ke B. Pada kelas tersebut, RSUD Malingping akan menjadi fasilitas kesehatan rujukan dan bisa memberikan layanan kesehatan bagi warga wilayah Banten Selatan.

 

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti mengatakan, kenaikan kelas RSUD Malingping dibutuhkan masyarakat, khususnya wilayah Banten Selatan. “Nanti RS Malingping akan kami naikan semula tipe C menjadi B. Menjadi pusat rujukan di wilayah Banten selatan,” ujarnya, akhir pekan lalu.

 

Selain meningkatkan kelas RSUD Malingping, pihaknya juga akan membangun RSUD Cilograng yang kelasnya langsung berada di kelas C. “Untuk RSU (Cilograng) biasa rencana untuk tahapan (awal) adalah tipe C yang awalnya D. Akan kita naikan karena nanti setelah Cilograng itu sudah selesai maka nanti RSUD Malingping akan kami naikan,” katanya.

 

Targetnya, kata dia, RSUD Cilograng bisa beroperasi bersamaan dengan Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Banten yakni pada 2021. “2021 Insya Allah (sudah beroperasi). Ada beberapa PR besar yang harus dilaksanakan oleh Dinkes karena program prioritas gubernur ada tiga, pendidikan, kesehatan dan infrastruktur,” ucapnya.

 

Sebelumnya, Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy mengatakan, pendirian rumah sakit di Cilograng yang juga kecamatan berbatasan dengan Jawa Barat ini diharapkan bisa melayani kesehatan warga di perbatasan dengan Jawa Barat. “Bisa menampung wilayah perbatasan Banten dan Jawa Barat,” katanya.

 

Selama ini, kekurangan pelayanan kesehatan membuat warga perbatasan kerap berobat ke wilayah Jawa Barat. “Jadi kami sudah buat studi untuk bagaimana menarik masyarakat agar tidak berobat ke Jawa Barat, tapi di wilayah Provinsi Banten,” ujarnya.

 

Gubernur Banten Wahidin Halim mengatakan, program kesehatan menjadi sangat strategis karena menjadi bagian misi Pemprov Banten yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Program ini dapat diwujudkan dengan penyediaan kesehatan memadai, guna mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan merasa aman dalam melakukan berbagai kegiatan kesehariannya.

 

“Karena prinsip saya, kalau masyarakat sakit bagaimana mau produktif. Kalau umur tidak panjang, bagaimana mau produktif,” katanya.

Persoalan kesehatan di Provinsi Banten masih menjadi hal yang krusial dan membutuhkan perhatian khusus dari seluruh pihak. Tidak hanya mengenai disparitas wilayah timur, utara, barat dan selatan, namun dari segala sisi masih membutuhkan perhatian khusus.

 

Sumber : https://www.kabar-banten.com/jadi-pusat-rujukan-rsud-malingping-disiapkan-naik-kelas/