Jamsosratu Diklaim Signifikan Tekan Kemiskinan

Jamsosratu Diklaim Signifikan Tekan Kemiskinan

SERANG - Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy mengklaim program Jaminan Sosial Rakyat Bersatu (Jamsosratu) yang sudah berjalan sejak 2013 signifikan menekan angka kemiskinan di Provinsi Banten.

Hal tersebut disampaikan Wagub Andika saat menghadiri acara penyaluran bansos Jamsosratu kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Kabupaten Serang, di Kantor Dinsos Banten, KP3B, Curug, Selasa (22/10/2019).

Hadir dalam acara tersebut Kasubdit Bansos pada Kementerian Sosial (Kemensos) RI Keukeu Komarawati, Kepala Dinsos Banten Nurhana, Plt Sekretaris Dinsos Banten Budi Darma Sumapraja.

“Program Jamsosratu ini sudah berjalan sejak tahun 2013. Dan manfaatnya sudah terasa langsung oleh masyarakat. Saya katakan tadi, bahwa program ini sangat signifikan dalam menekan angka kemiskinan,” ujar Andika.

Ia mengungkapkan, angka kemiskinan pada tahun 2016 yaitu 9,22 persen. Kemudian, pada 2019 bulan Maret turun menjadi 5,2 persen.

“Berarti ini kan tidak bisa dipungkiri bahwa program Jamsosratu ini berkontribusi signifikan menekan angka kemiskinan selain ada program-program yang lain,” ujar Andika.

Kasubdit Bansos pada Kementerian Sosial (Kemensos) RI Keukeu Komarawati mengatakan, Kemensos RI mengapresiasi program Jamsosratu yang merupakan replikasi Program Keluarga Harapan (PKH).

“Banten ini satu-satunya daerah yang memiliki program yang mereplikasi PKH. Kami Kemensos RI sudah memberikan apresiasi kepada Pemprov Banten sejak 2014. Kami tentu menyambut baik karena target PKH belum bisa menyentuh warga miskin keseluruhan. Dengan hadirnya Jamsosratu ini mengcover yang belum tercover PKH. Ini menjadi sinergitas yang tepat,” ucap Keukeu.

Menurutnya, Jamsosratu memiliki manfaat yang bagus untuk menurunkan angka kemiskinan dan mengubah perilaku KPM. Ia berharap Pemprov Banten bisa mengalokasikan anggaran lebih tinggi lagi untuk Jamsosratu.

“Saya melihat anggaran bansos sebesar Rp 105 miliar dari Rp 12 sekian triliun APBD Banten. Dari Rp 105 miliar ini, Rp 85 miliarnya untuk Jamsosratu. Jadi baru 0,8 persennya. Harapan ke depan itu bisa lebih tinggi,” katanya.

 

Sumber : https://www.kabar-banten.com/jamsosratu-diklaim-signifikan-tekan-kemiskinan/