Ngaji Dihadapan Gubernur Banten, Anggota Polisi Dapat Hadiah Umrah

Ngaji Dihadapan Gubernur Banten, Anggota Polisi Dapat Hadiah Umrah

Anggota Satlantas Polres Metro Tangerang Kota Ipda Erwansi Tambunan mendapat berkah. Kemampuannya membaca ayat-ayat suci Al-Quran dengan merdu saat pembukaan Pengajian Ulama dan Umaro tingkat Provinsi Banten, di Gedung MUI Kota Tangerang, Rabu (30/10/2019), membuat Gubernur Banten Wahidin kagum.

Ia pun dijanjikan hadiah menunaikan ibadah umrah oleh mantan Wali Kota Tangerang dua periode itu. Saat ditanya, Wahidin mengatakan, bahwa ia akan mengurusi hadiah paket umrah itu. “Sudah, itu urusan saya,” ungkap Wahidin.

Selain Gubernur Banten, pengajian dihadiri Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah bersama wakilnya, Sachrudin. Selain itu, tampak ratusan pegawai Pemerintah Kota Tangerang juga turut mengikuti pengajian.

Di hadapan para pegawai, Wahidin mengingatkan bahwa Indonesia bukan negara Islam, seperti yang tertuang dalam sila kesatu dalam Pancasila.

“Indonesia bukan negara agama, tapi negara berdasarkan Pancasila. Sila kesatu, Ketuhanan Yang Maha Esa itu jelas,” imbuhnya.

Pilot Project

Pada kesempatan itu Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) menetapkan Kota Tangerang menjadi pilot project kota ekonomi syariah. Penetapan itu sebagai langkah dan strategi utama dalam masterplan Ekonomi Syariah Indonesia 2019-2024 sebagai terobosan dan percepatan pertumbuhan ekonomi syariah.

Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah mengatakan, implementasi kota ekonomi syariah ternyata serupa dengan sejumlah program syariah yang sudah dibentuk. Tahapannya ternyata sama.

“Jadi, mereka (KNKT) pengen peningkatan UPZ (unit pengumpul zakat), kita sudah. Terus pengen adanya pengembangan ATM Beras, kita juga sudah. Kita kembangin lagi,” ujar Arief di Gedung MUI Kota Tangerang, Rabu (30/10/2019).

Walau program Unit Pengumpul Zakat (UPZ), Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Beras, dan Baitul Maal wa Tamwil (BMT) sudah dibentuk, tetapi konsep ekonomi syariah tetap dikembangkan.

“Justru dikembangin lagi tuh musala jadi ada BMT-nya, karena bank-bank keliling di lingkungan masyarakat yang bunganya tinggi dan meresahkan,” jelasnya.

Arief menambahkan, Pemerintah Kota Tangerang mendukung penerapan dan perkembangan ekonomi syariah demi kesejahteraan sosial masyarakat. “Kita tunggu arahan dari KNKS lagi,” tukasnya.

 

Sumber : https://www.kabar-banten.com/ngaji-dihadapan-gubernur-banten-anggota-polisi-dapat-hadiah-umrah/