Pembangunan Gedung RSUD Banten, Pemprov Anggarkan Rp 60 Miliar

Pembangunan Gedung RSUD Banten, Pemprov Anggarkan Rp 60 Miliar

SERANG, (KB).- Pembangunan fisik gedung baru Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banten setinggi delapan lantai akan berjalan pada 2020. Jumlah anggaran yang dialokasikan pada tahap pertama tahun anggaran 2020 senilai Rp 60 miliar. Sisa kebutuhannya akan dialokasikan pada tahun anggaran 2021.

Informasi yang dihimpun, pembangunan gedung delapan lantai dilakukan untuk menambah ruang rawat sebanyak 300 ruangan. Saat ini jumlah ruang rawat yang dimiliki rumah sakit milik Pemprov Banten itu sebanyak 232, dengan rincian 132 ruang rawat sudah difungsikan dan 100 ruangan baru akan difungsikan pada 2020 mendatang. Dengan penambahan gedung tersebut maka ke depan jumlah ruang rawat RSUD Banten mencapai 532.

Dirut RSUD Banten Danang Hamsah Nugroho mengatakan, selain penambahan ruang rawat, gedung setinggi delapan lantai juga akan menyediakan ruang cuci darah dan ruang rehab medik.

“Kalau untuk saat ini jumlah ruang yang difungsikan itu ada 132, ditambah gedung baru di belakang jadi 232. Kalau ditambah yang delapan lantai totalnya 500-an lah,” katanya saat dihubungi wartawan melalui sambungan seluler, Selasa (3/12/2019).

Pada tahun anggaran 2019 pembangunan gedung delapan lantai 2019 baru tahap Detail Engenering Design (DED). Pembangunan fisiknya mulai berjalan pada 2020.

“Jadi ruang rawat yang akan dibangun nanti untuk perawatan mulai dari kelas 1 sampai 3. Untuk anggaran di 2020 sudah dianggarkan sebesar Rp 60 miliar, sisanya akan dianggarkan pada 2021 mendatang,” ucapnya.

Penambahan ruang rawat merupakan upaya RSUD Banten dalam meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat.

“Ini salah satu upaya kita dalam meningkatkan pelayanan kesehatan. Khususnya dari sisi perawatan yang banyak dikeluhkan masyarakat,” tuturnya.

Kemungkinan besar penambahan gedung membutuhkan banyak sumber daya manusia (SDM) baru. Hitungannya untuk gedung tiga lantai yang ada saat ini pihaknya sudah membutuhkan 156 perawat.

“Untuk tiga lantai saja kita butuh 156 orang, apalagi untuk delapan lantai. Tapi mudah-mudahan di Januari sudah teratasi semua dan siap dioperasionalkan,” tuturnya.

Peningkatan pelayanan

Ketua Komisi V DPRD Banten M Nizar berharap, pembangunan gedung RSUD Banten setinggi delapan lantai berdampak positif terhadap peningkatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Kita tahu jika hari ini kan yang banyak dikeluhkan oleh masyarakat itu soal pelayanan, sering penuh. Dengan akan dibangunnya gedung delapan lantai pelayanan dapat dioptimalkan. Selain itu, kami juga meminta penambahan tempat tidur pasien,” katanya. (SN)*

 

Sumber : https://www.kabar-banten.com/pembangunan-gedung-rsud-banten-pemprov-anggarkan-rp-60-miliar/