Pembebasan Lahan Tol Serang-Panimbang Capai 77 Persen

Pembebasan Lahan Tol Serang-Panimbang Capai 77 Persen

SERANG – Pembebasan lahan Tol Serang-Panimbang (Serpan) yang menjadi salah satu proyek strategis nasional (PSN) di Banten sudah mencapai 77 persen dari total panjang 83,6 kilometer. Dari tiga seksi, pembebasan lahan di seksi I, yakni Serang-Rangkasbitung (26,5 kilometer) yang sudah hampir rampung sekira 99 persen.

Sedangkan selebihnya, yakni seksi II Rangkasbitung-Cileles (24,1 kilometer), seksi IIIa Cileles-Bojong (8,6 kilometer), dan seksi III Bojong-Panimbang (24,4 kilometer) masih dalam proses.

Kepala Biro Infrastruktur Pemprov Banten Nana Suryana mengatakan, 23 persen sisa pembebasan lahan itu antara lain lahan milik TNI AD di Kabupaten Pandeglang dan tanah kas desa. “Untuk tanah TNI AD, sedang dalam validasi dan verifikasi oleh BPN (Badan Pertanahan Nasional) tinggal dibayarkan,” ujar Nana di ruang kerjanya, Rabu (25/9).

Nana mengatakan, untuk tanah kas desa, ada tujuh bidang yang belum dibebaskan. Empat bidang di Kabupaten Lebak dan tiga bidang di Kabupaten Pandeglang.

Kata dia, Permendagri Nomor 1 Tahun 2016, penggantian tanah desa dilakukan melalui musyawarah desa kemudian nanti mengajukan permohonan bupati. Setelah itu, baru disampaikan kepada gubernur. “Pak Gubernur sangat concern dan memerintahkan kami untuk respons cepat terkait pelayanan PSN,” tuturnya. Apabila ada hambatan atau kendala, Gubernur selalu minta untuk segera diselesaikan.

Ia menerangkan, penggantian tanah kas desa atau tanah wakaf akan disesuaikan dengan ketentuan. Namun, tidak ada aturan yang mengharuskan lebih besar dua atau tiga kali lipat. “Disesuaikan dengan nilai pembebasan, biasanya dapat lagi lahan yang lebih besar,” terangnya.

Nana mengatakan, untuk pembangunan fisik Tol Serpan, pengerjaannya sudah mencapai 30 persen. “Untuk yang lainnya, tergantung penganggaran, tapi tahapan semua sudah dilalui,” ujarnya.

Sementara itu, Kantor Wilayah BPN Provinsi Banten mencatat ada 74 bidang tanah wakaf yang terdampak oleh pembangunan Tol Serpan. Bidang-bidang tanah itu tersebar di empat daerah, yaitu Kabupaten Lebak, Pandeglang, Kabupaten Serang, serta Kota Serang.

Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Banten Andi Tenri Abeng mengatakan, pihaknya turun peran aktif dalam kaitan pembangunan infrastruktur dari sisi pengadaan tanah. Salah satunya adalah pada pembangunan Tol Serpan. Selain tanah milik warga, terdapat juga sejumlah tanah wakaf yang terdampak.

Kata dia, jumlah bidang tanah wakaf yang terdampak berada di setiap seksi dari Tol Serpan. Untuk di Kota dan Kabupaten Serang terdapat 13 bidang, Kabupaten Lebak 40 bidang, dan Kabupaten Pandeglang sebanyak 21 bidang. Sedangkan luasannya bervariasi.

Andi mengatakan, selain Tol Serpan, pengadaan tanah pada PSN lainnya di Banten terus dioptimalkan. Di antaranya, Tol Kunciran-Serpong dan Tol Serpong Cinere 100 persen, Tol Cengkareng-Batuceper-Kunciran 91 persen, Runway 3 Bandara Soekarno-Hatta 100 persen, Waduk Sindangheula 89 persen, dan pembangunan transmisi interkoneksi Sumatera-Jawa 93 persen.

 

Sumber : https://www.radarbanten.co.id/pembebasan-lahan-tol-serang-panimbang-capai-77-persen/