Pemkot Serang Fokus Tata Banten Lama

Pemkot Serang Fokus Tata Banten Lama

SERANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Serang saat ini sedang fokus menata Kawasan Banten Lama, khususnya Kelurahan Banten. Mulai dari pengentasan kawasan kumuh, normalisasi sungai sultan, hingga pembangunan ruang terbuka hijau (RTH).

Selain itu, ada juga pembuatan instalasi pengelolaan air (IPA) dan pemindahan pedagang dari Pasar Karangantu ke Pasar Margaluyu.

Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Serang Nanang Saefudin mengatakan, pada 2020 sejumlah pembangunan dan penataan di Kawasan Banten Lama akan dimulai.

“Semua perencaannya pada 2020 nanti, seperti pembangunan fisiknya, sedangkan untuk tahun ini, baru proses lelang serta tahapan lain-lain,” katanya, Rabu (27/11/2019).

Ia menjelaskan, sumber dana yang digunakan untuk pembangunan sebagian besar berasal dari bantuan Pemerintah Pusat.

“Rata-rata bantuan dari pusat, seperti pengentasan kawasan kumuh dari program pusat Kotaku. Kemudian, normalisasi sungai sultan juga dari pusat. Ada juga pembangunan IPA di Kawasan Penunjang Wisata (KPW) Banten Lama, itu juga sama dari bantuan,” ujarnya.

Kepala Bidang (Kabid) Infrastruktur dan Kewilayahan Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Serang Eri Hatinlahiri menuturkan, penanganan kumuh skala kawasan di Kelurahan Banten tepatnya di Karangantu, ssempadan Sungai Sultan. Kemudian, ada juga bantuan dari pusat melalui Islamic Development Bank (IDB).

“Rencananya sekarang sudah masuk dalam diskusi pelelangan dengan vendor. Semoga bisa selesai lelang pada Desember tahun ini, sehingga Januari 2020 nanti sudah bisa mulai melakukan pembangunan fisik. Saat ini memang Pemkot Serang sedang fokus menata Kawasan Banten Lama. Sebab, Banten Lama, nantinya akan menjadi tujuan wisata unggulan pemkot,” ucapnya.

Namun, untuk pekerjaannya, tutur dia, dibagi menjadi dua tahapan. Pertama, dikerjakan dari sisi sebelah timur, kemudian baru sisi sebelah barat.

“Tapi itu dikerjakan secara dua tahap. Sisi sebelah timur, kemudian nanti sebelah barat. Karena, di kawasan Banten Lama itu kan ada KPW. Jangan sampai KPW sudah bagus, tapi kawasan lainnya, justru kumuh. Jadi, secara bertahap dan merata, sehingga pekerjaan bisa tuntas dalam waktu yang tepat,” katanya.

Sementara, Kepala Dinas Perdagangan Industri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperdaginkop dan UKM) Kota Serang Yoyo Wicahyono mengatakan, tahun ini Pemkot Serang akan membangun ruang terbuka hijau (RTH) di kawasan Karangantu.

“Yang menjadi titik lokasinya itu di Pasar Karangantu. Sesuai dengan perencaan multi plant pembangunan Kota Serang,” ujarnya.

Sementara, untuk para pedagang di Pasar Karangantu, ucap dia, akan dipindahkan ke Pasar Margaluyu. Namun, saat ini pihaknya masih melakukan koordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) terkait trayek angkutan umum. “Karena kan di daerah sana (Margaluyu) sulit aksesnya.

Sumber : https://www.kabar-banten.com/pemkot-serang-fokus-tata-banten-lama/