Pemprov Banten Akan Lakukan Lelang Jabatan Serentak

Pemprov Banten Akan Lakukan Lelang Jabatan Serentak

SERANG, (KB).- Pemprov Banten akan kembali melaksanakan lelang jabatan untuk mengisi jabatan setara Eselon II di lingkungannya. Lelang jabatan itu dilaksanakan serentak antara jabatan Eselon II yang sudah akan mengalami kekosongan.

Kepala BKD Banten Komarudin menuturkan, saat ini ada empat jabatan setara Eselon II yang belum terisi pasca ditinggalkan pejabat sebelumnya. Rinciannya, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) dan Asisten Daerah (Asda) I dan Asda II.

Selain itu, ada juga jabatan setara Eselon II yang akan memasuki masa pensiun, yaitu Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Dinas Ketahanan Pangan dan Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). Pengisian jabatan tersebut akan dilakukan melalui lelang jabatan dan mutasi. Mutasi dilakukan hanya untuk Asda II. “Di luar itu (yang lelang jabatan diisi) melalui mutasi,” katanya, kemarin.

Ia mengatakan, lelang jabatan untuk Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Dinas Ketahanan Pangan dan Dinas Penamaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dilaksanakan lebih awal, sebelum pejabatnya memasuki masa pensiun.
Akan tetapi, hal tersebut sah dilakukan mengingat menurut aturan lelang jabatan bisa dilaksanakan tiga belum sebelum pejabatnya pensiun.

“Tiga bulan sebelumnya (memasuki masa pensiun) sudah bisa (digelar lelang jabatan). Kepala DPUPR (pensiun per 1 Oktober), (Dinas) ketahanan pangan (1 Oktober) dan perizinan (DPMPTSP) 1 Oktober,” ujarnya.

Sekda Banten Al Muktabar mengatakan, ke depan parameter penilaian lelang jabatan ditambah dengan rekam jejak nasionalisme para pejabat yang mendaftar. Parameter tersebut masuk sebagaimana arahan dari KASN.

“Jadi ada unsur-unsur yang terkait rekam jejak individu pada soal nasionalisme dan seterusnya, yang selama ini itu belum terwajahkan secara teknis. Tapi kalau saya secara pribadi me-review atau mewawancarai aparatur saya sangat mengarah kesana,” ucapnya.

Rekam jejak nasionalisme calon pejabat harus terjaga dengan baik demi menjaga persatuan Indonesia. “Rekam jejak aparatur harus terjaga betul, kalau ada indikasi dalam rangka intoleransi dan seterusnya itu perlu dijadikan parameter untuk beliau direkomendasikan beliau kafabel tidak kafabel, layak tidak layak dalam jabatan itu,” tuturnya. (SN)*

 

Sumber : https://www.kabar-banten.com/pemprov-banten-akan-lakukan-lelang-jabatan-serentak/