Penyebaran Covid-19 Terus Meningkat, Gubernur Banten Minta Tangerang Usulkan PSBB

Penyebaran Covid-19 Terus Meningkat, Gubernur Banten Minta Tangerang Usulkan PSBB

SERANG - Gubernur Banten Wahidin Halim meminta bupati dan wali kota di wilayah Tangerang mengusulkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) kepada Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Sebab, penyebaran virus corona (Covid-19) di tiga kabupaten/ kota di wilayah tersebut terus meningkat.

Berdasarkan data infocorona.bantenprov.go.id, wilayah Tangerang meliputi Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang dan Tangerang Selatan merupakan daerah di Banten yang terjangkit Covid-19. Hingga 7 April 2020, kasus positif di Kabupaten Tangerang mencapai 37 dengan rincian 3 sembuh, 32 masih dirawat, dan 2 meninggal dunia.

Kemudian, Kota Tangerang 47 dengan rincian 5 sembuh, 34 masih dirawat, dan 8 meninggal dunia. Sementara di Kota Tangerang Selatan mencapai 60 dengan rincian 2 sembuh, 47 masih dirawat, dan 11 meninggal dunia.

“Pemerintah Provinsi Banten setelah melihat perkembangan semakin meningkatnya penyebaran Covid-19, Bupati, Wali Kota Tangsel maupun Wali Kota Tangerang agar secepatnya membuat surat kepada presiden dalam hal ini Kementerian Kesehatan, untuk dipertimbangkan perlunya PSBB,” kata Gubernur Banten melalui video yang diterima Kabar Banten, Selasa (7/4/2020).

Pemprov mendukung penuh dilakukan pembatasan-pembatasan sosial yang tiga wilayah tersebut. Adapun untuk membantu masyarakat yang ekonominya terdampak, pemprov akan memberikan stimulus anggaran.

“Dalam melakukan pembatasan-pembahasan, pemerintah provinis memberikan dukungan sepenuhnya terhadap langkah-langkah yang akan diambil oleh bupati dan wali kota, termasuk juga siap untuk sharing chost terhadap pengamanan sosial masyarakat,” ujarnya.

Ia juga berharap Presiden RI memberikan dukungan kepada provinsi dan kabupaten/kota di Banten.

“Jadi dari presiden kita harapkan dukungannya dari provinsi, dari kota dan kabupaten untuk menganggarkan berapa kebutuhan yang bisa kita alokasikan untuk warga terdampak virus atu Covid-19,” ucapnya.

Kepala Bappeda Banten Muhtarom mengatakan, pihaknya sedang melakukan pembahasan pemberian anggaran jaring pengamanan sosial terhadap masyarakat yang ekonominya terdampak Covid-19. Pembahasan itu dilakukan untuk menghadapi kemungkinan dilakukannya PSBB di Banten.

Adapun jumlah masyarakat yang kemungkinan terdampak sebagaimana data BPS mencapai 4.4 juta. Jika per satu orang diberikan Rp 15.000 per hari maka anggaran yang dibutuhkan untuk 2 bulan mencapai Rp 3.9 triliun.

“4,4 juta (warga) tersebar di delapan kabupaten/kota. Nanti menjadi tanggung jawab provinsi kita siapkan dulu anggarannya, kita geser,” tuturnya.

Kebutuhan anggaran itu diperkirakan tak ditanggung seluruhnya oleh APBD Banten. Pusat akan memberikan bantuan yang persentasenya pembagiannya belum ditentukan. “Gubernur terus melakukan koordinasi dengan pusat,” ujarnya.

Sumber : https://www.kabar-banten.com/penyebaran-covid-19-terus-meningkat-gubernur-banten-minta-tangerang-usulkan-psbb/