Samsat Malingping Genjot Pendapatan Pajak

Samsat Malingping Genjot Pendapatan Pajak

LEBAK - Pihak Unit Pelaksana Teknis Sistem Administrasi Satu Atap (Samsat) Malingping terus berupaya menggenjot realisasi pendapatan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Memasuki triwulan tiga tahun 2019, realisasi pendapatan pajak sudah mencapai 75, 35 persen.

Kepala UPTD Pengelolaan Pendapatan Daerah Samsat Malingping Samad mengatakan, dari target sebesar Rp 41.750.600.000, realisasi PKB per triwulan ketiga sudah sekitar Rp 30.661.416.445 atau sekitar 75, 35 persen. “Bahkan, realisasi pajak kendaraan di Samsat Malingping terbaik kedua dari 11 kantor UPTD Samsat di Banten,” kata Samad.

Ia menjelaskan, target dan realisasi PKB tahun ini mengalami kenaikan dibanding tahun 2018. Tahun lalu, per triwulan tiga September 2018 penerimaan pokok PKB mencapai Rp 14.163.663.550 dari target Rp 18.796.600.000 atau setara dengan 75,35 persen.

”Alhamdulillah berkat dukungan semua pihak dan adanya penghapusan sanksi administratif atas keterlambatan pembayaran pajak kendaran bermotor berdasarkan Pergub Nomor 17 tahun 2019 realisasi penerimaan pajak melonjak,” ujar Samad di Maligping, Senin (16/9/2019).

Samad menjelaskan, selain pajak kendaraan bermotor, pajak bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB) I di Kantor Samsat Malingping juga mencapai realisasi sebesar Rp 15.872.972.500 dari target Rp 21.850.290.000 atau setara 72,64 persen.

Sementara, untuk pajak BBNKB II dari target Rp 220.710.000 berhasil terealisasi sebesar Rp 105.344.000 atau 47,73 persen dan pajak AP dari taget Rp 883 juta terealisasi Rp 519.436.395 atau 58,83 persen.

Adapun untuk total keseluruhan pajak, lanjut Samad, seperti PKB, BBNKB dan AP sebesar Rp 30.661.416.445 dari target Rp 41.750.600.000. Jika dikonversikan mencapai 73,44 persen. Samad menambahkan, selama tahun 2019 pihaknya berhasil menarik total denda dari PKB Rp 427.985.000, denda BBNKB I dan denda BBNKB II sebesar Rp 7.961.200 dan denda AP Rp 1.423.150 dengan total denda mencapai Rp 437.369.350.

”Jadi realisasi pajak dan denda hingga triwulan ketiga mecapai Rp 31.098.785.795,” ucapnya.

Ia mengatakan, realisasi pendapatan yang diperoleh sebesar hampir 75 persen hingga pertengahan bulan September 2019 ini, tidak terlepas dari semakin tingginya tingkat kesadaran wajib pajak (WP) untuk membayar pajak.

“Agar target pendapatan sebesar Rp 42 miliar terpenuhi, maka kami terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat hingga melakukan pendataan tunggakan pajak kendaraan bermotor ke sekolah-sekolah,” tuturnya.

 

Sumber : https://www.kabar-banten.com/samsat-malingping-genjot-pendapatan-pajak/