Seorang Pasien Positif Covid-19 di Kota Serang Dipulangkan

Seorang Pasien Positif Covid-19 di Kota Serang Dipulangkan

SERANG - Seorang pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kelurahan Kalodran, Kecamatan Walantaka, Kota Serang dipulangkan ke rumahnya untuk melakukan isolasi mandiri.

Hal tersebut berdasarkan pernyataan tertulis oleh pihak Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) yang diterima Kabar Banten, Ahad (3/5/2020).

“Saat ini yang bersangkutan sudah dipulangkan dari RSUD Drajat Prawinanegara Serang dengan kondisi yang terus membaik. Status Orang Tanpa Gejala (OTG) dan berkewajiban untuk kembali isolasi mandiri selama empat belas hari ke depan,” ujar Rektor Untirta Fatah Sulaiman melalui pernyataan tertulis yang diterima Kabar Banten.

Dalam keterangan tersebut, pihak Untirta membenarkan jika salah seorang pegawainya terkonfirmasi positif Covid-19. Sebelumnya yang bersangkutan berinisiatif melakukan rapid test mandiri pada 17 April, dan hasilnya reaktif. Setelah itu, yang bersangkutan mengajukan izin bekerja dari rumah (WFH) dan melakukan isolasi mandiri sejak 17 April.

“Jadi, kami pastikan yang bersangkutan sudah tidak beraktivitas di kampus sejak empat belas hari yang lalu. Tanggal 2 Mei, yang bersangkutan kembali melakukan PCR tes dan hasilnya positif. Dan kemarin sore, Sabtu (2/5/2020) sudah dijemput oleh tim BNPB Kota Serang untuk dibawa ke di RSUD Drajat Prawinanegara Serang,” katanya.

Atas kejadian tersebut, pihaknya pun memperketat upaya pencegahan penyebaran Covid-19, khususnya di lingkungan kampus.

“Kami juga mengajak masyarakat, khususnya warga Untirta untuk tidak panik dan resah. Kemudian, menyupport pihak keluarga AT agar melakukan upaya penyembuhan,” ujarnya.

Sementara, Juru bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Serang W Hari Pamungkas belum mengetahui hal tersebut.

“Saya belum dapat tembusannya dari Dinas Kesehatan. Kabar terakhir, semalam yang bersangkutan masih berada di RSDP Kabupaten Serang,” ucapnya.

Mengenai kepulangan pasien tersebut, ia menjelaskan, bagi yang berstatus orang tanpa gejala (OTG) lebih efektif melakukan isolasi secara mandiri.

“Isolasi mandiri dengan pengawasan lebih efektif buat OTG. Jadi nanti akan diawasi juga dari pelayanan kesehatan (Yankes) setempat,” ujarnya.

Untuk melacak perjalanan serta kontak yang dilakukan bersangkutan, ucap Hari, akan dilakukan Senin (4/5/2020).

Sumber : https://www.kabar-banten.com/seorang-pasien-positif-covid-19-di-kota-serang-dipulangkan/