Dibutuhkan, Jumlah Kebutuhan Tenaga Kerja IT dengan SDM Tidak Seimbang


SERANG – Kebutuhan terhadap tenaga kerja di bidang IT saat ini semakin tinggi.  Sayangnya, tingginya kebutuhan tersebut tidak diiringi dengan ketersediaan sumber daya manusia yang mumpuni.

Kepala Bidang Kominfo Dinas Komunikasi Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo Informatika, Statistik dan Persandian) Provinsi Banten Dwi Yudo Siswanto mengatakan, tenaga kerja bidang IT dibututuhkan Banten untuk mendorong perkembagan dunia IT. “Terus terang di Kominfo (Dinas Komunikasi Informatika, Statistik dan Persandian Banten) masih kurang tenaga IT,” katanya disela-sela kegiatan sertifikasi nasional berbasis SKKNI bidang informatika bagi angkatan kerja muda yang diselenggarakan Kementerian Kominfo di Hotel Ratu, Kota Serang, Selasa (10/10).

Disisi lain, lulusan bidang IT dari lembaga pendidikan juga belum mengikuti sertifikasi keterampilan IT. Sehingga kecakapannya belum memiliki sertifikasi jelas. “Ini yang sudah dilatih (dalam kegiatan sertifikasi tersebut) nanti yang terbaik kita coba rekrut untuk menjadi tenaga freeland, supaya bidang IT di Banten khususnya di Kominfo bisa berkembang,” ujarnya.

Deputi Polhukam Bappenas Slamet Sudarsono menuturkan, kebutuhan tenaga IT di Indonesia pertahunnya bisa mencapai 500 ribu. “Jumlah tenaga kerja bidang informasi dan komunikasi itu masih relatif kecil, memerlukan banyak tambahan tenaga kerja IT setiap tahunnya. Kebutuhan indonesia terhadap tenaga kerja IT sangat luar biasa,” katanya.

Penelitian oleh Web ekonomi forum, kata dia, menunjukan bahwa ada bidang-bidang keahlian yang akan berkurang karena pesatnya perkembangan teknologi, salah satunya adminitrasi dan perkantoran. “Pekerjaan yang paling banyak berkurang kebutuhannya saat ini ada administrasi dan perkantora. Sehingga kita harus betul-betul pintar memilih dalam memasuki lapangan kerja,” katanya.

Kepala Pusat Pengembangan dan Literasi SDM Informatikan pada Kementerian Kominfo Hedi M Idrus mengatakan, untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja IT, pihaknya gencar melakukan sertifikasi kepada angkatan kerja muda yang berlatar belakang pendidikan IT. “Tujuan untuk meningkatkan daya saing SDM, tidak hanya daya saing dalam dunia luar tapi di dalam negeri kita sendiri,” katanya. (Bayu Mulyana/coffeandchococake@gmail.com)


Tentang Kami


Statistik Kunjungan