• Saturday, 20 October 2018
  • WAGUB INGIN GERAKKAN PEREKONOMIAN BANTEN DARI DESA


    Wakil Gubernur (Wagub) Banten Andika Hazrumy : secara resmi membuka kegiatan Seleksi Karang Taruna Percontohan Tingkat Desa se-Provinsi Banten 2018 di aula gedung Dinas Sosial Pemprov Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Curug, Kota Serang, Selasa (17/4/2018). Wagub meyakini kolaborasi antara pemuda dan desa adalah salah satu kunci untuk menggerakkan perekonomian daerah seperti Banten.

    Wagub berharap, seleksi Karang Taruna Percontohan Tingkat Provinsi Banten dapat menguatkan segenap potensi sosial untuk pemberdayaan masyarakat. Dengan pemberdayaan ini, dapat memungkinkan munculnya kelompok-kelompok masyarakat berdaya yang menciptakan peluang khususnya di wilayah perdesaan.

    Diungkapkan Wagub yang juga selaku Ketua Karang Taruna Banten ini, hampir 80 persen wilayah administrasi di Provinsi Banten merupakan wilayah desa, dimana dari 1.551 wilayah administrasi kelurahan dan desa di Provinsi Banten, sebanyak 1.238 desa dan 313 kelurahan.  Menurutnya, pembangunan pedesaan memegang peranan penting karena merupakan bagian yang tidak terpisahkan dan pada hakikatnya bersinergi terhadap pembangunan daerah dan nasional.

    Wagub menjelaskan, berdasarkan data Kementerian Pembangunan Desa, Daerah Tertinggal dan Transmigari RI, indeks desa membangun tahun 2015 Provinsi Banten mencapai 0,581 atau di atas rata-rata nasional yang sebesar 0,566. Namun demikian, dari 1.238 desa di wilayah Provinsi Banten baru 53 desa (4 %) yang masuk dalam kategori desa mandiri. Sedangkan 396 desa (32 %) termasuk kategori desa berkembang, dan 674 (55 %) dikategorikan desa tertinggal.  Oleh karenanya, melalui kegiatan Karang Taruna Percontohan diharapkan dapat meningkatkan pembangunan desa menuju desa maju dan mandiri untuk mengurangi disparitas pembangunan wilayah di Provinsi Banten.

    Wagub menambahkan, berdasarkan data BPS Provinsi Banten yang menunjukkan Indeks pembangunan manusia (IPM) Provinsi Banten pada tahun 2017 yang telah mencapai 71,42 atau meningkat 0,46 poin dibanding tahun 2016 yang sebesar 70,96. Disebutkan, Kota Tangerang Selatan memiliki nilai IPM tertinggi yaitu 80,84 dan Kabupaten Lebak terendah yaitu 62,95. Berdasarkan data tersebut, Provinsi Banten menduduki peringkat ke-8 pencapaian IPM secara nasional. Akan tetapi, disparitas antar wilayah di Provinsi Banten masih tinggi. Hal ini dapat terlihat dari ketimpangan capaian IPM antara satu kabupaten dengan kabupaten lain atau satu kota dengan kota yang lain tidak merata.

    Wagub merinci, capaian IPM Kabupaten Pandeglang pada tahun 2017 sebesar 63,82 dan IPM Kabupaten Lebak tahun 2017 sebesar 62,95, atau kontras berbeda dengan capaian IPM Kota Tangerang pada tahun 2017 sebesar 77,01 dan IPM Kota Tangerang Selatan yang mencapai 80,84.

    Disamping itu, lanjut Wagub, dengan kegiatan ini diharapkan dapat mengetahui potensi para generasi muda di Banten. Karena, pada prinsipnya Karang Taruna harus mampu melecut kemandirian dan kreatifitas dari generasi muda yang ada di Provinsi Banten.  Selain itu, Karang Taruna juga harus bisa menjadi gerakan sosial di tengah masyarakat. Dengan begitu, Karang Taruna akan terasa manfaat dan kehadirannya. menjadi pelopor Karang Taruna yang mempunyai garapan yang jelas. Kedepan, Wagub berharap program dari Karang Taruna bisa bersinergi dengan Pemerintah Daerah. Karena menurutnya, dengan bersinergi akan lebih banyak hal yang bisa dilakukan demi kepentingan masyarakat.

     

    Sementara itu, Ketua Tim Seleksi Karang Taruna Percontohan tingkat desa/kelurahan di Provinsi Banten Asep Mulya Hidayat mengatakan, tim akan bekerja dalam waktu kurang lebih 25 hari untuk menjaring peserta seleksi Karang Taruna Percontohan se-Provinsi Banten. Tahapan seleksi akan dilakukan mulai dari seleksi administrasi, interview dan expose kegiatan hingga Kunjungan lapangan.

    Dikatakan Asep, kegiatan ini bertujuan untuk mencari potensi-potensi Karang Taruna dengan ciri khas daerahnya. Berikutnya, lanjut Asep, karang taruna percontohan akan mendapatkan pembinaan secara langsung oleh Karang Taruna Provinsi Banten dalam mengembangkan kegiatan atau usaha-usaha yang telah dikembangkan saat ini. Pihaknya akan mencari 40 Karang Taruna desa/kelurahan sebagai percontohan dalam mengembangkan potensi  Karang Taruna di Provinsi Banten.

    Sumber : https://bantenprov.go.id/read/berita-pimpinann/7482/Wagub-Ingin-Gerakkan-Perekonomian-Banten-dari-Desa.html


    Tentang Kami


    Statistik Kunjungan