• Monday, 23 July 2018
  • ABSENSI PEGAWAI WAJIB GUNAKAN PEMINDAI WAJAH


     

    Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten akan memberlakukan absensi online hanya melalui sistem pemindai wajah mulai Senin (9/7/2018). Yakni tidak lagi menggunakan dua metode seperti sebelumnya (wajah dan sidik jari). Metode tersebut digunakan sebagai antisipasi manipulasi absensi sidik jari seperti yang terjadi sebelumnya.

    Kewajiban absensi melalui pemindai wajah tertuang dalam surat edaran Sekretariat Daerah (Setda) Pemprov Banten nomor 800/1626-BKD/2018 tentang pelaksanaan absensi online. Surat ditandatangani oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Banten Ranta Soeharta. Berdasarkan deskripsi dari surat tersebut, kebijakan absensi pemindai wajah diberlakukan bagi seluruh ASN di lingkungan Pemprov Banten. Selain itu terdapat dua poin penjelas, pertama adalah finger print atau absensi menggunakan sidik jari tidak berlaku.

    Kedua, bagi yang tidak bisa menggunakan wajah atau tidak terbaca sistem agar melakukan perekaman ulang. Perekaman dilakukan di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) pada Sub Bidang Data dan Informasi Kepegawaian. 

    Kepala Sub Bidang Data dan Informasi Kepegawaian pada BKD Provinsi Banten Dian Herdiana membenarkan, terkait rencana penggunaan absensi melalui pemindai wajah. Metode tersebut secara efektif akan berlaku pada Senin (9/7/2018). “Per Senin pekan depan sudah berlaku bagi seluruh ASN di lingkungan Pemprov Banten,” ujarnya saat Jumat (6/7/2018).

    Dian menungkapkan, absensi melalui pemindai wajah bukan hal baru bagi pemprov. Sebab, rencana absensi pemindai wajah tanpa sidik jari atau finger print pernah akan diterapkan pada 2017. Akan tetapi saat itu Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyarakankan agar absensi sidik jari tetap dilakukan.   

    “Semua OPD sudah punya (alatnya) sejak 2016. Sudah dilakukan perekaman dan diinput di masing-masing mesin. Sejak 2017 sudah cukup banyak pegawai yang absen menggunakan deteksi wajah. Dulu sempat di awal kita mau pakai wajah. Tapi KPK menyarankan agar dua-duanya dipakai karena (sistem) absensi wajah itu biasanya terbacanya agak lama,” jelasnya

    Sumber : https://bantenprov.go.id/read/berita-skpd/7669/Absensi-Pegawai-Wajib-Gunakan-Pemindai-Wajah.html


    Tentang Kami


    Statistik Kunjungan