• Monday, 12 November 2018
  • Pawai Ta’aruf MTQ Nasional 2018, Banten Usung Tema “Gerakan Banten Mengaji”


     

    MEDAN - Pawai Ta’aruf Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) XXVII tahun 2018 di Jalan Diponegoro, Medan, Sumut, Sabtu (6/10/2018), berlangsung meriah. Pada kegiatan itu, Provinsi Banten mengusung tema “Gerakan Banten Mengaji”.

    Tema tersebut divisualkan dengan iringan mobil hias berbentuk surau tempat warga belajar mengaji, serta Menara Masjid Agung Kesultanan Banten, dan Gerbang Kaibon sebagai ikon Banten.

    Meski beberapa provinsi lain membuat visualisasi nyaris serupa, namun Kepala Dinas Pariwisata Banten Hj. Eneng Nurcahyati mengatakan, Banten lebih menekankan pada aktivity di sekitar arak-arakan mobil hiasnya yang mencuri banyak perhatian masyakat yang terlintasi.

    “Ada Kang Nong Banten yang juga merupakan kafilah dan official Banten. Kang Nong Banten terlihat berwibawa berdiri memesona di samping menara Masjid. Ada kostum carnival membawa logo Provinsi Banten, dan penari berbatik motif beberapa kabupaten dan kota di Banten yang tiada henti bergerak mengikuti irama lagu Banten Jawara sepanjang jalur pawai,” kata Eneng dihubungi kabar-banten.com, seusai pawati ta’aruf.

    Menurut Eneng, yang lebih membanggakan dan menjadi daya tarik adalah para oficial kafilah Banten yang juga turut berjalan sepanjang jalur pawai sambil menabuh ketimpringan. “Keikutsertaan kafilah dan aktivitas bergerak inilah yang tidak ada pada tim pawai ta’aruf lainnya,” kata Eneng.

    Dikatakan Eneng, kemeriahan peserta pawai ta’aruf Provinsi Banten pada MTQ Nasional XXVIII, sebab yang terlibat tidak hanya dari Dinas Pariwisata, tapi juga dari tim oficial, Biro Kesra, dan Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Provinsi Banten.

    Pawai ta’aruf, kata Eneng, ibarat kita karnaval bertema religi islami yang juga harus dikemas jika ingin menarik dan menjual Baten. Oleh sebab itu, pada pawai ta’aruf ini, dari miniatur surau, Kadispar Banten menaburkan suvenir khas Banten kepada para penonton di sekitar tribun kehormatan. Hal itu disambut antusias para pengunjung yang memadati jalur pawai.

    Diketahui, ribuan orang perwakilan dari seluruh provinsi di Indonesia, Organisasi Perangkat Daerah, BUMD, BUMN, TNI dan Polri ikut serta dalam pawai tersebut. Ada juga puluhan kendaraan hias dan marching band dari berbagai sekolah di Sumatera Utara, yang turut memeriahkan Pawai Ta’aruf yang digelar serangkaian pelaksanaan MTQN XXVII.

    MTQ Nasional 2018 dibuka Minggu malam (7/10) di Astaka MTQN XXVII di Jalan Pancing/Willem Iskandar Medan. Pawai ta’aruf ini dilepas secara resmi oleh Gubernur Sumut Edy Rahmayadi beserta istri, didampingi Wakil Gubernur (Wagub) Musa Rajekshah beserta istri di depan kantor Gubernur Sumut Jalan Pangeran Diponegoro Medan. Turut hadir juga Walikota Medan Dzulmi Eldin beserta istri, jajaran OPD Pemprov Sumut dan Pemkot Medan.

    Dalam kesempatan itu, Gubernur Edy Rahmayadi mengajak masyarakat Sumut untuk sama-sama menyukseskan MTQN XXVII, karena ini merupakan syiar agama. Peserta pawai berjalan beriringan dari depan kantor Gubernur Sumut dan berakhir di Lapangan Benteng Medan.

    Sementara itu, seribuan masyarakat Kota Medan dan sekitarnya juga tampak antusias melihat jalannya pawai taaruf. Sejak pagi hari masyarakat sudah mulai berdatangan dan memadati ruas jalan yang dilewati peserta pawai. Suasana semakin terasa meriah, ketika sejumlah kendaraan hias dengan berbagai tema dan hiasan unik melintas.

    Sebelumnya, pada hari Jumat (5/10) malam berlangsung malam ta’aruf di pelataran Istana Maimun Medan, yang dihadiri para kepala daerah dan pimpinan kafilah dari berbagai provinsi di Indonesia.

    Sumber : https://www.kabar-banten.com/pawai-taaruf-mtq-nasional-2018-banten-usung-tema-gerakan-banten-mengaji/

     

    Tentang Kami


    Statistik Kunjungan