• Monday, 12 November 2018
  • 2019, Pemprov Banten Lepas Saham BJB


    SERANG, (KB).- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten selaku pemilik saham mayoritas PT Bank Pembangunan Daerah Bank, Tbk (Bank Banten) berencana mulai melakukan divestasi saham Bank Jabar Banten (BJB) mulai 2019. Untuk mempermudah rencana tersebut, pemprov sudah membentuk tim divestasi yang terdiri dari unsur pemprov beserta Bank Banten.

    Komisaris Independen Bank Banten, Titi Khoiriah mengatakan, tim divestasi sudah terbentuk sejak Juni 2018 lalu. Tim sudah bekerja melakukan kajian divestasi berbagai aspek yakni aspek hukum dan bisnis. “Juni 2018 telah membentuk Tim Divestasi. (Divestasi) bisa terealisasi di tahun depan,” kata Titi Khoiriah, Jumat (12/10/2018).

    Kajian yang dilakukan untuk memastikan divestasi menjadi langkah tepat dan sesuai dengan prosedur. ”Penyampaian rencana tersebut (divestasi) ke BJB juga kami sampaikan ke Pemprov Jabar (Jawa Barat),” ujarnya. Rencana divestasi akan diusulkan pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank BJB. BJB harus melaksanakan RUPS (rapat umum pemegang saham). ”Rencana divestasi sudah kami usulkan di RUPS BJB,” ucapnya.

    Komisaris Independen Bank Banten lainnya, Media Warman mengatakan, berdasarkan peraturan daerah (perda) nomor 5 tahun 2013, Pemprov Banten bertanggung jawab memberikan penyertaan modal setinggi-tingginya Rp 900 miliar kepada Bank Banten.

    Sejauh ini, penyertaan modal dari Pemprov telah mencapai Rp 615 miliar, dimulai saat proses akuisisi dan ditambah Rp 175 miliar di Perubahan APBD 2018. ”Sisa Rp 160 miliar dianggarkan di APBD Murni (2019). Kalau terpenuhi maka perda terpenuhi,” tuturnya.

    Selain penyertaan modal, pemprov juga melakukan cara lain untuk memperkuat Bank Banten, yakni dengan divestasi saham di BJB. ”Mengkaji sumber mana yang menjadi penguatan permodalan. Mengupayakan di luar struktur APBD, salah satunya timbul pemikiran dicoba mengkaji memungkinkan didivestasikan yang hasilnya masuk dalam penguatan Bank Banten,” katanya.

    Dia mengatakan, pembentukan tim divestasi merupakan bukti bahwa Pemprov Banten berkomitmen untuk memperkuat keberadaan Bank Banten. Jika divestasi dilakukan, maka Bank Banten bisa mendapat suntikan dana sekitar Rp 1 triliun.

    ”Sekitar Rp 1 triliun bisa diambil di sana. Kapan? Sedang kami kaji. Memang dalam waktu dekat BJB akan melakukan RUPS. Saham kita sekarang itu Seri A, hanya bisa dibeli pemegang saham lainnya. Kami berencana konversi ke saham Seri B sehingga bisa ke pasar saham,” ucap Media. (SN)*


    Tentang Kami


    Statistik Kunjungan