• Wednesday, 27 March 2019
  • Kafilah MTQ Provinsi Banten Diumrahkan


    SERANG, (KB).- Kafilah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Provinsi Banten pada MTQ Nasional 2018 di Medan, Sumatera Utara dapat hadiah umrah ke Tanah Suci dari Pemprov Banten. Sebelumnya, Pemprov Banten juga mengguyur para juara MTQ tersebut, dengan uang kadedeuh.

    Ketua Harian Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Provinsi Banten, Syibli Syarjaya mengatakan, rombongan umrah berangkat mulai Selasa (11/12/2018) malam sampai (20/12/2018). “Sebanyak 50 orang, terdiri dari para juara MTQ, pembina, dan ofisial dibiayai dari LPTQ Provinsi Banten,” katanya.

    Ia menyampaikan terima kasih kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Banten atas kebijakan dan perhatiannya pada program-program yang dilaksanakan LPTQ Provinsi Banten.

    “Patut disyukuri saat ini LPTQ Provinsi Banten memiliki kinerja yang bagus, sehingga banyak daerah-daerah lain yang melakukan kunjungan studi banding ke Provinsi Banten, untuk mempelajari manajemen pengelolaan dan program-program yang dilaksanakan oleh LPTQ Provinsi Banten,” ujarnya.

    Menurut dia, hal tersebut tidak terlepas dari komitmen yang kuat dari Pemprov Banten dalam pengembangan tilawatil quran sebagai salah satu upaya untuk mencapai visi Banten berakhlakul karimah.

    Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Banten, Irvan Santoso menuturkan, fasilitasi umrah kepada kafilah MTQ Nasional Provinsi Banten merupakan bentuk apresiasi Pemprov Banten pada hamalatul quran. “Selain itu, diharapkan dapat memberikan motivasi kepada seluruh masyarakat Banten untuk selalu berkarya dan berprestasi,” ucapnya.

    Ia berharap, seluruh rombongan umrah untuk mendoakan gubernur, wakil gubernur, dan seluruh masyarakat Banten, agar senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan untuk memimpin Banten ke arah yang lebih baik lagi. “Saat ini, kami sedang mempersiapkan konsep pengembangan marqazul quran dalam rangka memperkaya program revitalisasi Kawasan Banten Lama,” tuturnya. (SN)*


    Tentang Kami


    Statistik Kunjungan