TUGAS POKOK DAN FUNGSI BIRO UMUM SETDA PROVINSI BANTEN

KEPALA BIRO UMUM

Kepala Biro Umum mempunyai tugas pokok membantu Asisten Daerah Administrasi Umum dalam melaksanakan urusan pemerintahan daerah berdasarkan asas otonomi daerah dan tugas pembantuan di bidang tata usaha, perlengkapan dan keuangan sekretariat daerah.

Rincian Tugas :       

a. Kepala Biro Umum mempunyai tugas pokok membantu Asisten Administrasi Umum dalam penyiapan pelaksanaan kebijakan, pelaksanaan pemantauan dan evaluasi di bidang rumah tangga, administrasi keuangan dan aset, dan tata usaha.

b. Untuk melaksanakan tugas pokok sebagaimana dimaksud pada huruf a, Kepala Biro Umum mempunyai rincian tugas sebagai berikut :

  1. merumuskan program kerja di lingkungan Biro Umum berdasarkan rencana strategis Sekretariat Daerah sebagai pedoman pelaksanaan tugas;
  2. mengoordinasikan pelaksanaan tugas di lingkungan Biro Umum sesuai dengan program yang telah ditetapkan dan kebijakan pimpinan agar target kerja tercapai sesuai rencana;
  3. membina bawahan di lingkungan Biro Umum dengan cara mengadakan rapat/pertemuan dan bimbingan secara berkala agar diperoleh kinerja yang diharapkan;
  4. mengarahkan pelaksanaan tugas bawahan di lingkungan Biro Umum sesuai dengan tugas, tanggung jawab, permasalahan dan hambatan serta ketentuan yang berlaku untuk ketepatan dan kelancaran pelaksanaan tugas;
  5. menyiapkan pelaksanaan kebijakan di bidang rumah tangga, administrasi keuangan dan aset, dan administrasi pimpinan;
  6. menyiapkan pelaksanaan pemantauan dan evaluasi di bidang rumah tangga, administrasi keuangan dan aset, dan administrasi pimpinan;
  7. mengevaluasi pelaksanaan tugas bawahan di lingkungan Biro Umum dengan cara membandingkan rencana dengan kegiatan yang telah dilaksanakan sebagai bahan laporan kegiatan dan rencana yang akan datang;
  8. menyusun laporan pelaksanaan tugas di lingkungan Biro Umum sesuai dengan kegiatan yang telah dilaksanakan sebagai akuntabilitas kinerja Biro Umum; dan
  9. melaksanakan tugas kedinasan lain yang diperintahkan pimpinan baik lisan maupun tertulis.

KEPALA BAGIAN & SUB BAGIAN TATA USAHA BIRO UMUM

KEPALA BAGIAN  TATA USAHA

Kepala Bagian Tata Usaha mempunyai tugas pokok membantu Kepala Biro Umum dalam melaksanakan perumusan rencana program dan kegiatan, mengkoordinasikan, monitoring, bidang penyelenggaraan pelayanan tata usaha biro dan perpustakaan, arsip dan ekspedisi, serta sarana dan prasarana.

Rincian Tugas :

a. Kepala Bagian Tata Usaha mempunyai tugas pokok mempunyai tugas pokok membantu Kepala Biro Umum dalam melaksanakan penyiapan bahan pelaksanaan kebijakan, pelaksanaan pemantauan dan evaluasi di bidang tata usaha pimpinan dan staf ahli, pengelolaan kendaraan dan persuratan dan arsip.

b. Untuk melaksanakan tugas pokok sebagaimana dimaksud pada huruf a, Kepala Bagian Tata Usaha mempunyai rincian tugas sebagai berikut :

  1. menyusun rencana operasional di lingkungan Bagian Tata Usaha berdasarkan program kerja Biro Umum serta petunjuk pimpinan sebagai pedoman pelaksanaan tugas;
  2. mendistribusikan tugas kepada bawahan di lingkungan Bagian Tata Usaha sesuai dengan tugas pokok dan tanggung jawab yang ditetapkan agar tugas yang diberikan dapat berjalan efektif dan efisien;
  3. memberi petunjuk pelaksanaan tugas kepada bawahan di lingkungan Bagian Tata Usaha sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku agar tidak terjadi kesalahan dalam pelaksanaan tugas;
  4. menyelia pelaksanaan tugas bawahan di lingkungan Bagian Tata Usaha secara berkala sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku untuk mencapai target kinerja yang diharapkan;
  5. menyiapkan bahan pelaksanaan kebijakan di bidang tata usaha pimpinan dan staf ahli, pengelolaan kendaraan dan persuratan dan arsip;
  6. menyiapkan bahan pelaksanaan pemantauan dan evaluasi di bidang tata usaha pimpinan dan staf ahli, pengelolaan kendaraan dan persuratan dan arsip;
  7. mengevaluasi pelaksanaan tugas bawahan di lingkungan Bagian Tata Usaha dengan cara membandingkan antara rencana operasional dengan tugas-tugas yang telah dilaksanakan sebagai bahan laporan kegiatan dan perbaikan kinerja di masa yang akan datang;
  8. menyusun laporan pelaksanaan tugas Bagian Tata Usaha sesuai dengan tugas yang telah dilaksanakan secara berkala sebagai bentuk akuntabilitas kinerja; dan
  9. melaksanakan tugas kedinasan lain yang diperintahkan pimpinan, baik lisan maupun tertulis.

KEPALA SUB BAGIAN TATA USAHA PIMPINAN DAN STAF AHLI

Kepala Sub Bagian Tata Usaha Pimpinan dan Staf Ahli mempunyai tugas pokok membantu Kepala Bagian Tata Usaha dalam melaksanakan pembinaan, koordinasi, evaluasi, dan perumusan kebijakan di bidang pengelolaan dan pelayanan administrasi dan perpustakaan setda.

Rincian Tugas :

a. Kepala Sub Bagian Tata Usaha Pimpinan dan Staff Ahli mempunyai tugas pokok membantu Kepala Bagian Tata Usaha dalam penyusunan bahan perumusan kebijakan, melaksanakan pembinaan, pengawasan, koordinasi serta evaluasi pelaksanaan program dan kegiatan pada Sub Bagian Tata Usaha Pimpinan dan Staf Ahli.

b. Untuk melaksanakan tugas pokok sebagaimana dimaksud pada huruf a, Kepala Sub Bagian Tata Usaha Pimpinan dan Staf Ahli mempunyai rincian tugas sebagai berikut :

  1. merencanakan kegiatan Sub Bagian Tata Usaha Pimpinan dan Staf Ahli berdasarkan rencana operasional Bagian Tata Usaha, sebagai pedoman pelaksanaan tugas;
  2. membagi tugas kepada bawahan sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing untuk kelancaran pelaksanaan tugas Sub Bagian Tata Usaha Pimpinan dan Staf Ahli;
  3. membimbing pelaksanaan tugas bawahan di lingkungan Sub Bagian Tata Usaha Pimpinan dan Staf Ahli sesuai dengan tugas dan tanggung jawab yang diberikan agar pekerjaan berjalan tertib dan lancar;
  4. memeriksa hasil kerja bawahan di lingkungan Sub Bagian Tata Usaha Pimpinan dan Staf Ahli sesuai dengan prosedur dan peraturan yang berlaku agar terhindar dari kesalahan;
  5. melaksanakan pelayanan administrasi kepegawaian;
  6. melaksanakan pelayanan administrasi keuangan meliputi penganggaran, penatausahaan, serta pengelolaan sistem akuntansi dan pelaporan;
  7. melaksanakan pelayanan administrasi umum meliputi ketatausahaan, kerumahtanggaan, pengelolaan barang/aset, kehumasan, pengelolaan dan pelayanan sistem informasi, serta pengelolaan perpustakaan dan kearsipan;
  8. melaksanakan pengkajian bahan penataan kelembagaan dan ketatalaksanaan;
  9. melaksanakan penyusunan bahan rancangan dan pendokumentasian peraturan perundang-undangan lingkup biro;
  10. melaksanakan pengumpulan dan pengolahan bahan RENSTRA, RENJA, RKT, RKA, DPA, DIPA, TAPKIN, LKjIP, LKPJ, dan LPPD lingkup biro;
  11. melaksanakan pengolahan bahan tindak lanjut laporan hasil pemeriksaan lingkup biro;
  12. melaksanakan perencanaan pemeliharaan perlengkapan biro;
  13. melaksanakan perencanaan pemantauan, evaluasi, dan pelaporan;
  14. melaksanakan pembinaan Pegawai ASN;
  15. melaksanakan pelayanan informasi sosialisasi dan pengelolaan sistem informasi menggunakan teknologi informasi yang berkaitan dengan pelayanan perpustakaan sekretariat daerah, berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan;
  16. mengevaluasi pelaksanaan kegiatan di lingkungan Sub Bagian Tata Usaha Pimpinan dan Staff Ahli dengan cara mengidentifikasi hambatan yang ada dalam rangka perbaikan kinerja di masa mendatang;
  17. melaporkan pelaksanaan kinerja di lingkungan Sub Bagian Tata Usaha Pimpinan dan Staff Ahli sesuai dengan prosedur dan peraturan yang berlaku sebagai akuntabilitas kinerja dan rencana kegiatan mendatang; dan
  18. melaksanakan tugas kedinasan lain yang diperintahkan pimpinan, baik lisan maupun tertulis.

KEPALA SUB BAGIAN PENGELOLAAN KENDARAAN

a. Kepala Sub Bagian Pengelolaan Kendaraan mempunyai tugas pokok membantu Kepala Bagian Tata Usaha dalam penyusunan bahan perumusan kebijakan, melaksanakan pembinaan, pengawasan, koordinasi serta evaluasi pelaksanaan program dan kegiatan pada Sub Bagian Pengelolaan Kendaraan.

b. Untuk melaksanakan tugas pokok sebagaimana dimaksud pada huruf a, Kepala Sub Bagian Pengelolaan Kendaraan mempunyai rincian tugas sebagai berikut :

  1. merencanakan kegiatan Sub Bagian Pengelolaan Kendaraan berdasarkan rencana operasional Bagian Tata Usaha, sebagai pedoman pelaksanaan tugas;
  2. membagi tugas kepada bawahan sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing untuk kelancaran pelaksanaan tugas Sub Bagian Pengelolaan Kendaraan;
  3. membimbing pelaksanaan tugas bawahan di lingkungan Sub Bagian Pengelolaan Kendaraan sesuai dengan tugas dan tanggung jawab yang diberikan agar pekerjaan berjalan tertib dan lancar;
  4. memeriksa hasil kerja bawahan di lingkungan Sub Bagian Pengelolaan Kendaraan sesuai dengan prosedur dan peraturan yang berlaku agar terhindar dari kesalahan;
  5. menyiapkan bahan pelayanan dan mengatur penggunaan kendaraan dinas;
  6. menyiapkan bahan koordinasi dan penjadwalan pelaksanaan tugas personal/pengemudi;
  7. menyiapkan bahan pengawasan penggunaan kendaraan dinas operasional maupun pelayanan pegawai;
  8. menyiapkan bahan penyelesaian surat-surat kelengkapan kendaraan dinas yang meliputi STNK, BPKB, dan KIR kendaraan dinas Sekretariat daerah;
  9. menyiapkan bahan pengaturan penggunaan bahan bakar minyak;
  10. menyiapkan bahan pemeliharaan dan perawatan kendaraan dinas yang dikelola oleh Sekretariat daerah;
  11. menyiapkan bahan penetapan Surat Penetapan Pemegang Kendaraan Dinas di lingkungan Sekretariat daerah;
  12. mengevaluasi pelaksanaan kegiatan di lingkungan Sub Bagian Pengelolaan Kendaraandengan cara mengidentifikasi hambatan yang ada dalam rangka perbaikan kinerja di masa mendatang;
  13. melaporkan pelaksanaan kinerja di lingkungan Sub Bagian Pengelolaan Kendaraan sesuai dengan prosedur dan peraturan yang berlaku sebagai akuntabilitas kinerja dan rencana kegiatan mendatang; dan
  14. melaksanakan tugas kedinasan lain yang diperintahkan pimpinan, baik lisan maupun tertulis.

KEPALA SUB BAGIAN ARSIP DAN EKSPEDISI

Kepala Sub Bagian Persuratan dan Arsip mempunyai tugas pokok membantu Kepala Bagian Tata Usaha dalam melaksanakan pembinaan, koordinasi, evaluasi, dan perumusan kebijakan di bidang pengelolaan arsip dan ekspedisi.

Rincian Tugas :

a. Kepala Sub Bagian Persuratan dan Arsip mempunyai tugas pokok membantu Kepala Bagian Tata Usaha dalam penyusunan bahan perumusan kebijakan, melaksanakan pembinaan, pengawasan, koordinasi serta evaluasi pelaksanaan program dan kegiatan pada Sub Bagian Persuratan dan Arsip Untuk melaksanakan tugas pokok sebagaimana dimaksud pada huruf a, Kepala Sub Bagian Persuratan dan Arsip.

b. mempunyai rincian tugas sebagai berikut :

  1. merencanakan kegiatan Sub Bagian Persuratan dan Arsip berdasarkan rencana operasional Bagian Tata Usaha sebagai pedoman pelaksanaan tugas;
  2. membagi tugas kepada bawahan sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing untuk kelancaran pelaksanaan tugas Sub Bagian Persuratan dan Arsip;
  3. membimbing pelaksanaan tugas bawahan di lingkungan Sub Bagian Persuratan dan Arsip sesuai dengan tugas dan tanggung jawab yang diberikan agar pekerjaan berjalan tertib dan lancar;
  4. memeriksa hasil kerja bawahan di lingkungan Sub Bagian Persuratan dan Arsip sesuai dengan prosedur dan peraturan yang berlaku agar terhindar dari kesalahan;
  5. mengurus surat menyurat, naskah dinas dan arsip di lingkungan Sekretariat daerah;
  6. mengatur klasifikasi surat menurut ketentuan dan mencatat jumlah naskah dinas masuk dan keluar;
  7. mengumpulkan bahan pertimbangan penyusunan pembinaan dan petunjuk teknis pengelolaan dan pengurusan naskah dinas dinamis danstatis;
  8. mengelola persuratan, naskah dinas dan arsip di lingunganSekretariat daerah;
  9. mengekspedisi surat keluar, baik secara langsung kepada alamat maupun secara tidak langsung melalui jasa pos;
  10. menghimpun, menyimpan dan memelihara duplikasi surat/naskah dinas keluar;
  11. menyelenggarakan penyiapan/penarikan arsip yang telah habis masa simpannya dari satuan kerja-satuan kerja di lingkungan Sekretariat daerah;
  12. mengumpulkan rencana kebutuhan dalam pengelolaan arsip inaktif beserta depo arsip Sekretariat daerah;
  13. mengevaluasi pelaksanaan kegiatan di lingkungan Sub Bagian Persuratan dan Arsip dengan cara mengidentifikasi hambatan yang ada dalam rangka perbaikan kinerja di masa mendatang;
  14. melaporkan pelaksanaan kinerja di lingkungan Sub Bagian Persuratan dan Arsip sesuai dengan prosedur dan peraturan yang berlaku sebagai akuntabilitas kinerja dan rencana kegiatan mendatang; dan
  15. melaksanakan tugas kedinasan lain yang diperintahkan pimpinan, baik lisan maupun tertulis.

KEPALA BAGIAN & SUB BAGIAN ADMINISTRASI KEUANGAN DAN ASET DAERAH

KEPALA BAGIAN ADMINISTRASI KEUANGAN DAN ASET DAERAH

Kepala Bagian Administrasi Keuangan dan Aset Daerah mempunyai tugas pokok membantu Kepala Biro Umum dalam melaksanakan perumusan rencana program dan kegiatan, mengkoordinasikan, monitoring, bidang urusan gaji, dan perjalanan dinas, perbendaharaan dan verifikasi, serta pelaporan dan akuntansi di lingkungan Sekretariat Daerah.

Rincian Tugas :

a. Kepala Bagian Administrasi Keuangan dan Aset mempunyai tugas pokok membantu Kepala Biro Umum dalam melaksanakan penyiapan bahan pelaksanaan kebijakan, pelaksanaan pemantauan dan evaluasi di bidang keuangan dan verifikasi sekretariat daerah, akuntansi dan penatausahaan aset, pengadaan, penggunaan, dan pemeliharaan aset Sekretariat daerah.

b. Untuk melaksanakan tugas pokok sebagaimana dimaksud pada huruf a, Kepala Bagian Administrasi Keuangan dan Aset mempunyai rincian tugas sebagai berikut :

  1. menyusun rencana operasional di lingkungan Bagian Administrasi Keuangan dan Aset berdasarkan program kerja Biro Umum serta petunjuk pimpinan sebagai pedoman pelaksanaan tugas;
  2. mendistribusikan tugas kepada bawahan di lingkungan Bagian Administrasi Keuangan dan Aset sesuai dengan tugas pokok dan tanggung jawab yang ditetapkan agar tugas yang diberikan dapat berjalan efektif dan efisien;
  3. memberi petunjuk pelaksanaan tugas kepada bawahan di lingkungan Bagian Administrasi Keuangan dan Aset sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku agar tidak terjadi kesalahan dalam pelaksanaan tugas;
  4. menyelia pelaksanaan tugas bawahan di lingkungan Bagian Administrasi Keuangan dan Aset secara berkala sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku untuk mencapai target kinerja yang diharapkan;
  5. menyiapkan bahan pelaksanaan kebijakan di bidang
  6. keuangan dan verifikasi sekretariat daerah, akuntansi dan penatausahaan aset, pengadaan, penggunaan, dan pemeliharaan aset Sekretariat daerah;

  7. menyiapkan bahan pelaksanaan pemantauan dan evaluasi di bidang keuangan dan verifikasi sekretariat daerah, akuntansi dan penatausahaan aset, pengadaan, penggunaan, dan pemeliharaan aset Sekretariat daerah;
  8. mengevaluasi pelaksanaan tugas bawahan di lingkungan Bagian Administrasi Keuangan dan Aset dengan cara membandingkan antara rencana operasional dengan tugas- tugas yang telah dilaksanakan sebagai bahan laporan kegiatan dan perbaikan kinerja di masa yang akan datang;
  9. menyusun laporan pelaksanaan tugas Bagian Administrasi Keuangan dan Aset sesuai dengan tugas yang telah dilaksanakan secara berkala sebagai bentuk akuntabilitas kinerja; dan
  10. melaksanakan tugas kedinasan lain yang diperintahkan pimpinan, baik lisan maupun tertulis.

KEPALA SUB BAGIAN KEUANGAN DAN VERIFIKASI SEKRETARIAT DAERAH

a. Kepala Sub Bagian Keuangan Dan Verifikasi Sekretariat Daerah mempunyai tugas pokok membantu Kepala Bagian Administrasi Keuangan dan Aset dalam penyusunan bahan perumusan kebijakan, melaksanakan pembinaan, pengawasan, koordinasi serta evaluasi pelaksanaan program dan kegiatan pada Sub Bagian Keuangan Dan Verifikasi Sekretariat Daerah.

b. Untuk melaksanakan tugas pokok sebagaimana dimaksud pada huruf a, Kepala Sub Bagian Keuangan Dan Verifikasi Sekretariat Daerah mempunyai rincian tugas sebagai berikut :

 

a. merencanakan kegiatan Sub Bagian Keuangan Dan Verifikasi Sekretariat Daerah berdasarkan rencana operasional Bagian Administrasi Keuangan dan Aset sebagai pedoman pelaksanaan tugas;

b. membagi tugas kepada bawahan sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing untuk kelancaran pelaksanaan tugas Sub Bagian Keuangan Dan Verifikasi Sekretariat Daerah;

c. membimbing pelaksanaan tugas bawahan di lingkungan Sub Bagian Keuangan Dan Verifikasi Sekretariat Daerah sesuai dengan tugas dan tanggung jawab yang diberikan agar pekerjaan berjalan tertib dan lancar;

d. memeriksa hasil kerja bawahan di lingkungan Sub Bagian Keuangan Dan Verifikasi Sekretariat Daerah sesuai dengan prosedur dan peraturan yang berlaku agar terhindar dari kesalahan;

e. melaksanakan penyusunan bahan kebijakan di bidang keuangandan verifikasi Sekretariat daerah;

f. menyiapkan bahan surat perintah membayar (SPM) UP, GU, TU, LS, sebelum diproses untuk penertiban surat perintah pencairan dana (SP2D) di BPKAD Provinsi;

g. melaksanakan penelitian/pemeriksaan realisasi APBD lingkup Sekretariat daerah;

h. melaksanakan bahan perhitungan APBD lingkup Sekretariat daerah;

i. melakukan verifikasi pertanggungjawaban (SPJ) lingkup Sekretariat daerah;

j. melaksanakan pembuatan laporan hasil pelaksanaan verifikasi dan pembukuan keuangan APBD lingkup sekretariat;

k. melaksanakan koordinasi dengan instansi terkait mengenai laporan aset barang milik daerah lingkup Sekretariat daerah setiap 6 (enam) bulan sekali kepada BPKAD Provinsi;

l. menyusun Laporan Bulanan, Triwulan, Semesteran dan Tahunan lingkup Sekretariat daerah;

m. menyusun Laporan Pertanggungjawaban Keuangan Daerah yang terdiri atas LRA (Laporan Realisasi Anggaran), Laporan Operasional (LO), Laporan perubahan equitas (LPE), Neraca, dan CALK (Catatan Atas Laporan Keuangan)  

o. Lingkup Sekretariat daerah;

n. menghimpun dan mengonsolidasikan Laporan Keuangan Sekretariat daerah menjadi Laporan Keuangan Sekretariat daerah;

o. melaksanakan penyusunan telaahan staf sebagai bahan pertimbangan pengambilan kebijakan;

p. melaksanakan koordinasi dengan unit kerja terkait;

q. menerbitkan surat perintah pembayaran (SPM) Lingkup Sekretariat daerahprovinsi;

r. menyiapkan Dokumen Penunjang untuk pencairan gaji dan tunjangan pimpinan, staf ahli dan pegawai lingkup Sekretariat daerah setiap bulannya;

s. menyiapkan Dokumen Penunjang untuk pencairan tambahan penghasilan pegawai (TPP) lingkup Sekretariat daerah setiap bulannya;

t. melaksanakan penyusunan bahan surat penagihan atas pembayaran gaji dan tunjangan yang melampaui jumlah pembayaran yang seharusnya;

u. melaksanakan penyusunan telaahan staf sebagai bahan pertimbangan pengambilan kebijakan;

v. melaksanakan    sistem pengendalian intern;

w. mengevaluasi pelaksanaan kegiatan di lingkungan Sub Bagian Keuangan Dan Verifikasi Sekretariat Daerah dengan cara mengidentifikasi hambatan yang ada dalam rangka perbaikan kinerja di masa mendatang;

x. melaporkan pelaksanaan kinerja di lingkungan Sub Bagian Keuangan Dan Verifikasi Sekretariat Daerah sesuai dengan prosedur dan peraturan yang berlaku sebagai akuntabilitas kinerja dan rencana kegiatan mendatang; dan

y. melaksanakan tugas kedinasan lain yang diperintahkan pimpinan, baik lisan maupun tertulis.

KEPALA SUB BAGIAN AKUNTANSI PENATAUSAHAAN ASET

a. Kepala Sub Bagian Akuntansi Penatausahaan Aset mempunyai tugas pokok membantu Kepala Bagian Administrasi Keuangan dan Aset dalam penyusunan bahan perumusan kebijakan, melaksanakan pembinaan, pengawasan, koordinasi serta evaluasi pelaksanaan program dan kegiatan pada Sub Bagian Akuntansi Penatausahaan Aset.

b. Untuk melaksanakan tugas pokok sebagaimana dimaksud pada huruf a, Kepala Sub Bagian Akuntansi Penatausahaan Aset mempunyai rincian tugas sebagai berikut :

  1. merencanakan kegiatan Sub Bagian Akuntansi Penatausahaan Aset berdasarkan rencana operasional Bagian Administrasi Keuangan dan Aset sebagai pedoman pelaksanaan tugas;
  2. membagi tugas kepada bawahan sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing untuk kelancaran pelaksanaan tugas Sub Bagian Akuntansi Penatausahaan Aset;
  3. membimbing pelaksanaan tugas bawahan di lingkungan Sub Bagian Akuntansi Penatausahaan Aset sesuai dengan tugas dan tanggung jawab yang diberikan agar pekerjaan berjalan tertib dan lancar;
  4. memeriksa hasil kerja bawahan di lingkungan Sub Bagian Akuntansi Penatausahaan Aset sesuai dengan prosedur dan peraturan yang berlaku agar terhindar dari kesalahan;
  5. mengidentifikasi dan analisis berkenaan dengan verifikasi laporan pertanggungjawaban, akuntansi dan pelaporan keuangan di lingkungan Sekretariat daerah;
  6. melaksanakan Verifikasi laporan pertanggungjawaban Uang Persediaan/Ganti Uang/Tambahan Uang di lingkungan Sekretariatdaerah;
  7. melaksanakan kebijakan dalam pelaksanaan penyelenggaraan akuntansi dan pelaporan keuangan di lingkungan Sekretariat daerah;
  8. melaksanakan kebijakan dalam pelaksanaan penatausahaan aset di lingkungan Sekretariat daerah;
  9. mengevaluasi pelaksanaan kebijakan dalam pelaksanaan penyelenggaraan verifikasi terhadap laporan pertanggungjawaban di lingkungan Sekretariat daerah;
  10. mengevaluasi pelaksanaan kebijakan dalam pelaksanaan penyelenggaraan akuntansi dan pelaporan keuangan di lingkungan Sekretariat daerah;
  11. mengevaluasi pelaksanaan kebijakan dalam pelaksanaan penatausahaan aset di lingkungan Sekretariat daerah;
  12. mengumpulkan/rekapitulasi data realisasi anggaran Sekretariat daerah;
  13. menyusun laporan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di lingkungan Sekretariat daerah;
  14. menyusun Laporan Realisasi Anggaran (LRA) Sekretariat daerah;
  15. membuat Laporan Operasional (LO) Sekretariat daerah;
  16. membuat Laporan Perubahan Ekuitas (LPE) Sekretariat daerah;
  17. membuat Neraca Keuangan Sekretariat daerah; dan
  18. membuat Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK) Sekretariat daerah.
  19. mengevaluasi pelaksanaan kegiatan di lingkungan Sub Bagian Akuntansi Penatausahaan Aset dengan cara mengidentifikasi hambatan yang ada dalam rangka perbaikan kinerja di masa mendatang;
  20. melaporkan pelaksanaan kinerja di lingkungan Sub Bagian Akuntansi Penatausahaan Aset sesuai dengan prosedur dan peraturan yang berlaku sebagai akuntabilitas kinerja dan rencana kegiatan mendatang; dan
  21. melaksanakan tugas kedinasan lain yang diperintahkan pimpinan, baik lisan maupun tertulis.

KEPALA SUB BAGIAN PENGADAAN, PENGGUNAAN, DAN PEMELIHARAAN ASET SEKRETARIAT DAERAH

a. Kepala Sub Bagian Pengadaan, Penggunaan, Dan Pemeliharaan Aset Sekretariat Daerah mempunyai tugas pokok membantu Kepala Bagian Administrasi Keuangan dan Aset dalam penyusunan bahan perumusan kebijakan, melaksanakan pembinaan, pengawasan, koordinasi serta evaluasi pelaksanaan program dan kegiatan pada Sub Bagian Pengadaan, Penggunaan, Dan Pemeliharaan Aset Sekretariat Daerah.

b. Untuk melaksanakan tugas pokok sebagaimana dimaksud pada huruf a, Kepala Sub Bagian Pengadaan, Penggunaan, Dan Pemeliharaan Aset Sekretariat Daerah mempunyai rincian tugas sebagai berikut :

  1. merencanakan kegiatan Sub Bagian Pengadaan, Penggunaan, Dan Pemeliharaan Aset Sekretariat Daerah berdasarkan rencana operasional Bagian Administrasi Keuangan dan Aset sebagai pedoman pelaksanaan tugas;
  2. membagi tugas kepada bawahan sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing untuk kelancaran pelaksanaan tugas Sub Bagian Pengadaan, Penggunaan, Dan Pemeliharaan Aset Sekretariat Daerah;
  3. membimbing pelaksanaan tugas bawahan di lingkungan Sub Bagian Pengadaan, Penggunaan, Dan Pemeliharaan Aset Sekretariat Daerah sesuai dengan tugas dan tanggung jawab yang diberikan agar pekerjaan berjalan tertib dan lancar;
  4. memeriksa hasil kerja bawahan di lingkungan Sub Bagian Pengadaan, Penggunaan, Dan Pemeliharaan Aset Sekretariat Daerah sesuai dengan prosedur dan peraturan yang berlaku agar terhindar dari kesalahan;
  5. melaksanakan kebijakan di bidang pengadaan sekretariat daerah;
  6. melaksanakan kebijakan di bidang penggunaan sekretariat daerah;
  7. melaksanakan kebijakan di bidang pemeliharaan aset sekretariat daerah;
  8. melaksanakan koordinasi dengan instansi terkait terhadap pelaksanaan kegiatan pengadaan, penggunaan, dan pemeliharaan aset sekretariat daerah;
  9. memfasilitasi dan pembinaan di bidang pengadaan, penggunaan, dan pemeliharaan aset sekretariat daerah;
  10. melaksanakan pemantauan dan evaluasi serta pelaporan di bidang pengadaan, penggunaan, dan pemeliharaan aset sekretariat daerah;
  11. mengevaluasi pelaksanaan kegiatan di lingkungan Sub Bagian Pengadaan, Penggunaan, Dan Pemeliharaan Aset Sekretariat Daerah dengan cara mengidentifikasi hambatan yang ada dalam rangka perbaikan kinerja di masa mendatang;
  12. melaporkan pelaksanaan kinerja di lingkungan Sub Bagian Pengadaan, Penggunaan, Dan Pemeliharaan Aset Sekretariat Daerah sesuai dengan prosedur dan peraturan yang berlaku sebagai akuntabilitas kinerja dan rencana kegiatan mendatang; dan
  13. melaksanakan tugas kedinasan lain yang diperintahkan pimpinan, baik lisan maupun tertulis.

KEPALA BAGIAN & SUB BAGIAN RUMAH TANGGA

KEPALA BAGIAN RUMAH TANGGA 

Kepala Bagian Rumah Tangga mempunyai tugas pokok membantu Kepala Biro Umum dalam melaksanakan perumusan rencana program dan kegiatan, mengkoordinasikan, monitoring, bidang penyelenggaraan analisa kebutuhan, pengadaan dan pemeliharaan dan distribusi.

Rincian Tugas :

a. Kepala Bagian Rumah Tangga mempunyai tugas pokok membantu Kepala Biro Umum dalam melaksanakan penyiapan bahan pelaksanaan kebijakan, pelaksanaan pemantauan dan evaluasi di bidang urusan rumah tangga gubernur, urusan rumah tangga wakil gubernur, dan urusan dalam.

b. Untuk melaksanakan tugas pokok sebagaimana dimaksud pada huruf a, Kepala Bagian Rumah Tangga mempunyai rincian tugas sebagai berikut :

  1. menyusun rencana operasional di lingkungan Bagian Rumah Tangga berdasarkan program kerja Biro Umum serta petunjuk pimpinan sebagai pedoman pelaksanaan tugas;
  2. mendistribusikan tugas kepada bawahan di lingkungan Bagian Rumah Tangga sesuai dengan tugas pokok dan tanggung jawab yang ditetapkan agar tugas yang diberikan dapat berjalan efektif dan efisien;
  3. memberi petunjuk pelaksanaan tugas kepada bawahan di lingkungan Bagian Rumah Tangga sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku agar tidak terjadi kesalahan dalam pelaksanaan tugas;
  4. menyelia pelaksanaan tugas bawahan di lingkungan Bagian Rumah Tangga secara berkala sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku untuk mencapai target kinerja yang diharapkan;
  5. menyiapkan bahan pelaksanaan kebijakan di bidang urusan rumah tangga gubernur, urusan rumah tangga wakil gubernur, dan urusan dalam;
  6. menyiapkan bahan pelaksanaan pemantauan dan evaluasi di bidang urusan rumah tangga gubernur, urusan rumah tangga wakil gubernur, dan urusan dalam;
  7. mengevaluasi pelaksanaan tugas bawahan di lingkungan Bagian Rumah Tangga dengan cara membandingkan antara rencana operasional dengan tugas-tugas yang telah dilaksanakan sebagai bahan laporan kegiatan dan perbaikan kinerja di masa yang akan datang;
  8. menyusun laporan pelaksanaan tugas Bagian Rumah Tangga sesuai dengan tugas yang telah dilaksanakan secara berkala sebagai bentuk akuntabilitas kinerja; dan
  9. melaksanakan tugas kedinasan lain yang diperintahkan pimpinan baik lisan maupun tertulis.

KEPALA SUB BAGIAN URUSAN RUMAH TANGGA GUBERNUR

Rincian Tugas :

a. Kepala Sub Bagian Urusan Rumah Tangga Gubernur mempunyai tugas pokok membantu Kepala Bagian Rumah Tangga dalam penyusunan bahan perumusan kebijakan, melaksanakan pembinaan, pengawasan, koordinasi serta evaluasi pelaksanaan program dan kegiatan pada Sub Bagian Urusan Rumah Tangga Gubernur.

b. Untuk melaksanakan tugas pokok sebagaimana dimaksud pada huruf a, Kepala Subbagian Urusan Rumah Tangga Gubernur mempunyai rincian tugas sebagai berikut :

  1. merencanakan kegiatan Sub Bagian Urusan Rumah Tangga Gubernur berdasarkan rencana operasional Bagian Rumah Tangga sebagai pedoman pelaksanaan tugas;
  2. membagi tugas kepada bawahan sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing untuk kelancaran pelaksanaan tugas Sub Bagian Urusan Rumah Tangga Gubernur 
  3. membimbing pelaksanaan tugas bawahan di lingkungan Sub Bagian Urusan Rumah Tangga Gubernur sesuai dengan tugas dan tanggung jawab yang diberikan agar pekerjaan berjalan tertib dan lancar;
  4. memeriksa hasil kerja bawahan di lingkungan Sub Bagian Urusan Rumah Tangga Gubernur sesuai dengan prosedur dan peraturan yang berlaku agar terhindar dari kesalahan;
  5. menyiapkan rencana kerja harian dan operasional Gubernur;
  6. menyiapkan keperluan Rumah Tangga di Ruang Kerja dan Rumah Jabatan Gubernur;
  7. menyiapkan penerimaan tamu Gubernur dan Istri/Suami Gubernur;
  8. mengurus, memelihara kebersihan, keindahan dan ketertiban ruang kerja dan rumah jabatan Gubernur;
  9. mencatat, memelihara dan mengelola semua investaris yang ada di rumah jabatan Gubernur;
  10. menyiapkan administrasi kegiatan pada Rumah Jabatan Gubernur;
  11. melaksanakan monitoring dan evaluasi pengumpulan bahan kebutuhan peralatan, akomodasi dan konsumsi dalam rangka penyelenggaraan rapat, pertemuan dan kegiatan Gubernur;
  12. mengevaluasi pelaksanaan kegiatan di lingkungan Subbagian Urusan    Rumah  Tangga   Gubernur     dengan cara mengidentifikasi hambatan yang ada dalam rangka perbaikan kinerja di masa mendatang;
  13. melaporkan pelaksanaan kinerja di lingkungan Subbagian Urusan Rumah Tangga Gubernur sesuai dengan prosedur dan peraturan yang berlaku sebagai akuntabilitas kinerja dan rencana kegiatan mendatang; dan
  14. melaksanakan tugas kedinasan lain yang diperintahkan pimpinan, baik lisan maupun tertulis.

KEPALA SUB BAGIAN URUSAN RUMAH TANGGA WAKIL GUBERNUR

a. Kepala Sub Bagian Urusan Rumah Tangga Wakil Gubernur mempunyai tugas pokok membantu Kepala Bagian Rumah Tangga dalam penyusunan bahan perumusan kebijakan, melaksanakan pembinaan, pengawasan, koordinasi serta evaluasi pelaksanaan program dan kegiatan pada Sub Bagian Urusan Rumah Tangga Wakil Gubernur .

b. Untuk melaksanakan tugas pokok sebagaimana dimaksud pada huruf a, Kepala Sub Bagian Urusan Rumah Tangga Wakil Gubernur mempunyai rincian tugas sebagai berikut :

  1. merencanakan kegiatan Sub Bagian Urusan Rumah Tangga Wakil Gubernur berdasarkan rencana operasional Bagian Rumah Tangga sebagai pedoman pelaksanaan tugas;
  2. membagi tugas kepada bawahan sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing untuk kelancaran pelaksanaan tugas Sub Bagian Urusan Rumah Tangga Wakil Gubernur;
  3. membimbing pelaksanaan tugas bawahan di lingkungan Sub Bagian Urusan Rumah Tangga Wakil Gubernur sesuai dengan tugas dan tanggung jawab yang diberikan agar pekerjaan berjalan tertib dan lancar;
  4. memeriksa hasil kerja bawahan di lingkungan Subbagian Urusan Rumah Tangga Wakil Gubernur sesuai dengan prosedur dan peraturan yang berlaku agar terhindar dari kesalahan;
  5. menyiapkan rencana kerja harian dan operasional Wakil Gubernur;
  6. menyiapkan keperluan Rumah Tangga di Ruang Kerja dan Rumah Jabatan Wakil Gubernur;
  7. menyiapkan penerimaan tamu Gubernur dan Istri/Suami Wakil Gubernur;
  8. mengurus, memelihara kebersihan, keindahan dan ketertiban ruang kerja dan rumah jabatan Wakil Gubernur;
  9. mencatat, memelihara dan mengelola semua investaris yang ada di rumah jabatan Wakil Gubernur;
  10. menyiapkan administrasi kegiatan pada Rumah Jabatan Wakil Gubernur;
  11. melaksanakan monitoring dan evaluasi pengumpulan bahan kebutuhan peralatan, akomodasi dan konsumsi dalam rangka penyelenggaraan rapat, pertemuan dan kegiatan Wakil Gubernur;
  12. melaksanakan pemeliharaan rumah jabatan Wakil Gubernur.
  13. Mengevaluasi pelaksanaan kegiatan di lingkungan Subbagian Urusan Rumah Tangga Wakil Gubernur dengan cara mengidentifikasi hambatan yang ada dalam rangka perbaikan kinerja di masa mendatang;
  14. Melaporkan pelaksanaan kinerja di lingkungan Sub bagian Urusan Rumah Tangga Wakil Gubernur sesuai dengan prosedur dan peraturan yang berlaku sebagai akuntabilitas kinerja dan rencana kegiatan mendatang; dan
  15. Melaksanakan tugas kedinasan lain yang diperintahkan pimpinan, baik lisan maupun tertulis.

KEPALA SUB BAGIAN URUSAN DALAM

a. Kepala Sub bagian Urusan Dalam mempunyai tugas pokok membantu Kepala Bagian Rumah Tangga dalam penyusunan bahan perumusan kebijakan, melaksanakan pembinaan, pengawasan, koordinasi serta evaluasi pelaksanaan program dan kegiatan pada Sub Bagian Urusan Dalam.

b. Untuk melaksanakan tugas pokok sebagaimana dimaksud pada huruf a, Kepala Sub bagian Urusan Dalam mempunyai rincian tugas sebagai berikut :

  1. merencanakan kegiatan Sub Bagian Urusan Dalam berdasarkan rencana operasional Bagian Rumah Tangga sebagai pedoman pelaksanaan tugas;
  2. membagi tugas kepada bawahan sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing untuk kelancaran pelaksanaan tugas Sub Bagian Urusan Dalam ;
  3. membimbing pelaksanaan tugas bawahan di lingkungan Sub Bagian Urusan Dalam sesuai dengan tugas dan tanggung jawab yang diberikan agar pekerjaan berjalan tertib dan lancar;
  4. memeriksa hasil kerja bawahan di lingkungan Sub Bagian Urusan Dalam sesuai dengan prosedur dan peraturan yang berlaku agar terhindar dari kesalahan;
  5. menyiapkan rencana kerja harian dan operasional Sekretaris Daerah, Asisten dan Staf Ahli Gubernur;
  6. menyiapkan keperluan rumah tangga di Ruang Kerja dan Rumah Jabatan Sekretaris Daerah;
  7. menyiapkan keperluan sarana dan prasarana kerja Asisten dan Staf Ahli Gubernur dan Unit Kerja Non PerangkatDaerah;
  8. menyiapkan penerimaan tamu Sekretaris Daerah danIstri/Suami Sekretaris Daerah;
  9. mengurus, memelihara kebersihan, keindahan dan ketertiban ruang kerja dan rumah jabatan Sekretaris Daerah dan kantor Unit Kerja Non Perangkat Daerah;
  10. mencatat, memelihara dan mengelola semua investaris yang ada di rumah jabatan Sekretaris Daerah;
  11. menyiapkan ruang rapat, tempat kegiatan, konsumsi rapat, konsumsi kegiatan di lingkungan Sekretariatdaerah;
  12. melaksanakan monitoring dan evaluasi pengumpulan bahan kebutuhan peralatan, akomodasi dan konsumsi dalam rangka penyelenggaraan rapat, pertemuan dan kegiatan pada Sekretariat daerah;
  13. melaksanakan pemeliharaan rumah jabatan Sekretaris Daerah;
  14. mengevaluasi pelaksanaan kegiatan di lingkungan Sub Bagian Urusan Dalam dengan cara mengidentifikasi hambatan yang ada dalam rangka perbaikan kinerja di masa mendatang;
  15. melaporkan pelaksanaan kinerja di lingkungan Sub bagian Urusan Dalam sesuai dengan prosedur dan peraturan yang berlaku sebagai akuntabilitas kinerja dan rencana kegiatan mendatang; dan
  16. melaksanakan tugas kedinasan lain yang diperintahkan pimpinan, baik lisan maupun tertulis.